Barcelona Kembali Gagal Gaet Striker Incaran, Joao Pedro Perpanjang Kontrak di Chelsea

- Minggu, 02 Agustus 2026 | 09:00 WIB
Barcelona Kembali Gagal Gaet Striker Incaran, Joao Pedro Perpanjang Kontrak di Chelsea

Barcelona kembali mengalami kegagalan dalam upaya mendatangkan striker baru. Joao Pedro, yang sebelumnya dikabarkan menjadi target transfer, justru akan menandatangani kontrak baru dengan Chelsea.

Meski bukan prioritas utama, Joao Pedro sempat dianggap sebagai salah satu alternatif terbaik untuk memperkuat lini depan Barcelona. Namun, Chelsea menegaskan bahwa pemain asal Brasil itu tidak akan dijual, dan mereka siap memberikan kontrak yang lebih baik sebagai bentuk apresiasi atas performa impresifnya.

Sejak bergabung dari Brighton & Hove Albion, Joao Pedro langsung memberikan dampak besar bagi Chelsea. Ia berhasil mencetak 23 gol dan memberikan 9 assist dalam 53 penampilan di musim pertamanya. Kontrak baru ini menjadi bukti kepercayaan klub terhadap masa depannya.

Prioritas Barcelona di Lini Depan

Barcelona masih memburu striker baru setelah kepergian Robert Lewandowski ke Chicago Fire. Julián Alvarez dari Atletico Madrid tetap menjadi prioritas utama, tetapi klub asal Katalan itu juga mempertimbangkan beberapa opsi lain di bursa transfer.

Eli Junior Kroupi dari Bournemouth sempat menjadi alternatif utama, namun cedera yang dialaminya dapat mempersulit proses negosiasi. Selain itu, Bournemouth juga tidak berniat melepas pemain mudanya itu.

Vangelis Pavlidis dari Benfica juga masuk dalam daftar target potensial. Namun, klub asal Portugal tersebut tidak akan mempermudah kepergiannya, sehingga peluang Barcelona untuk mendapatkannya pun semakin tipis.

Di tengah sulitnya mendapatkan striker incaran, Dusan Vlahovic yang berstatus bebas transfer setelah meninggalkan Juventus menjadi satu-satunya nama yang relatif mudah didapatkan. Jika Barcelona benar-benar menginginkannya, mereka bisa langsung mengamankan jasanya tanpa harus bersaing dengan klub lain.

Editor: Lia Putri

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags