Kepala Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH), Ahmad Haikal Hasan, melakukan kunjungan diplomatik ke Kedutaan Besar Arab Saudi di Jakarta. Dalam pertemuan yang berlangsung sehari sebelumnya itu, ia diterima langsung oleh Duta Besar Arab Saudi untuk Indonesia, Faisal Abdullah Al-Amudi.
Pembahasan utama dalam pertemuan tersebut berfokus pada penguatan kerja sama bilateral di bidang jaminan produk halal (JPH). Kedua pihak juga mengeksplorasi peluang pengembangan dan peningkatan sinergi yang telah terjalin selama ini. Sinergi ini diharapkan mampu memperkokoh kolaborasi kedua negara di sektor industri dan perdagangan produk halal, sebuah sektor yang terus berkembang pesat dan semakin kompetitif di pasar global.
Ahmad Haikal Hasan menegaskan bahwa hubungan diplomatik antara Indonesia dan Arab Saudi telah berlangsung selama 76 tahun. Menurutnya, hubungan historis ini memiliki posisi yang strategis dalam pengembangan industri halal dunia. Selain memperkuat produktivitas kerja sama bilateral, sinergi yang dibangun juga dipastikan akan memberikan kontribusi positif bagi pertumbuhan ekonomi halal secara global.
“Indonesia dan Arab Saudi memiliki hubungan yang sangat baik dan historis. Pertemuan ini penting untuk semakin mempererat kerja sama kedua negara, khususnya dalam pengembangan ekonomi dan perdagangan produk halal yang kini menjadi perhatian dunia dengan nilai yang terus tumbuh semakin besar,” ujar Haikal dalam keterangan resminya, Kamis (14/5/2026).
Ia menambahkan bahwa penguatan kerja sama internasional di sektor halal merupakan bagian penting dalam membangun ekosistem halal yang modern, terpercaya, dan berdaya saing global. Langkah ini ditandai dengan ditandatanganinya kerja sama antara BPJPH dan Saudi Halal Center (SHC), serta BPJPH dan Gulf Accreditation Countries (GAC).
“Indonesia terus mendorong penguatan penyelenggaraan jaminan produk halal sebagai bagian dari transformasi ekonomi nasional dan peningkatan daya saing produk Indonesia di pasar internasional,” imbuhnya.
Sementara itu, Duta Besar Arab Saudi Faisal Abdullah Al-Amudi menyambut baik gagasan penguatan kerja sama tersebut. Menurutnya, Indonesia merupakan mitra strategis bagi Arab Saudi, terutama dalam pengembangan sektor halal dan perdagangan antar kedua negara.
Pertemuan ini sekaligus mempertegas komitmen bersama untuk terus memperkuat komunikasi, koordinasi, dan kerja sama di sektor halal. Penguatan sinergi antara kedua negara diharapkan dapat mendukung peningkatan perdagangan produk halal, memperluas peluang investasi, serta memperkuat posisi Indonesia dan Arab Saudi dalam pengembangan ekosistem industri halal global yang semakin berkembang.
Artikel Terkait
Anggota DPRD Jember Terancam Pidana Usai Kedapatan Main Gim dan Merokok Saat Rapat Stunting
Sekjen Imipas Tinjau Lapas Garut, Puji Program Pakan Ayam Mandiri Karya Warga Binaan
Dinas KPKP DKI Jakarta Rilis 10 Indikator Fisik Hewan Kurban Sehat Jelang Idul Adha
Pelaku Diduga ODGJ, Ibu Rumah Tangga Dibacok Parang di Palangka Raya