Terdakwa kasus pembunuhan satu keluarga di Indramayu, Priyo Bagus Setiawan, menyeret nama Aman Yani ke dalam persidangan dengan menyebutnya sebagai pelaku utama. Namun, klaim tersebut langsung dipertanyakan oleh keluarga Aman Yani yang justru mengaku telah kehilangan kontak dengan pria itu sejak sembilan tahun lalu.
Keluarga Aman Yani telah melaporkan Priyo ke Polres Indramayu pada Minggu (3/5) malam. Laporan tersebut diajukan atas dugaan perintangan proses peradilan dan penyebaran tuduhan tanpa dasar, atau fitnah. Kuasa hukum keluarga, Ruslandi, mengungkapkan bahwa kliennya merasa heran dengan pernyataan Priyo yang dinilai tidak masuk akal.
Menurut Ruslandi, Aman Yani terakhir kali berpamitan kepada ibunya pada Maret 2016. Kala itu, ia mengaku hendak merantau ke Bandung setelah mengundurkan diri dari pekerjaannya di sebuah bank milik negara. Sejak hari itu, tidak ada lagi kabar atau tanda-tanda keberadaannya.
“Fakta itu bertentangan dengan kondisi sebenarnya, karena keluarga sudah lama mencari yang bersangkutan, bahkan sempat menyebarkan informasi orang hilang di media sosial sejak 2020,” ujar Ruslandi.
Di sisi lain, Priyo dalam kesaksiannya mengaku bertemu dengan Aman Yani di kawasan Kuliner Cimanuk, Indramayu, pada periode Agustus hingga September 2025. Pernyataan ini langsung diragukan oleh pihak keluarga, mengingat Aman Yani sudah tidak pernah terlihat atau terdengar kabarnya selama bertahun-tahun. Hingga saat ini, polisi masih mendalami keterkaitan antara tuduhan Priyo dan fakta hilangnya Aman Yani sejak 2016.
Artikel Terkait
Real Madrid Resmi Datangkan Marc Cucurella dari Chelsea dengan Nilai Transfer 55 Juta Euro
Komisaris Perusahaan Bunuh Direktur Utama di Menteng, Motif Dendam karena Sering Dicerca
Cara Cek Skor Kredit via iDebKU OJK, Tak Perlu Antre Cukup Online
Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Presiden Prabowo, Bahas Target Lolos Piala Dunia 2030