Progres Pembangunan Lima Sekolah Rakyat di Jatim Capai 45,5 Persen, Ditargetkan Rampung Juli 2026

- Kamis, 30 April 2026 | 18:10 WIB
Progres Pembangunan Lima Sekolah Rakyat di Jatim Capai 45,5 Persen, Ditargetkan Rampung Juli 2026

PT Waskita Karya (Persero) Tbk dapat kepercayaan untuk menggarap lima Sekolah Rakyat di Jawa Timur. Tepatnya di Kabupaten Gresik, Jombang, Sampang, Tuban, dan Kota Surabaya. Progres pembangunannya sudah tembus 45,5 persen. Targetnya, pertengahan tahun ini sudah rampung dan langsung bisa dipakai.

Semua proyek Sekolah Rakyat Tahap II ini harus siap saat tahun ajaran baru nanti, sekitar Juli mendatang. Itu arahan dari Kementerian Pekerjaan Umum.

Direktur Utama Waskita Karya, Muhammad Hanugroho, bilang pihaknya terus ngebut. Buat dia, gedung ini bukan proyek sembarangan. Ini soal masa depan bangsa.

"Sekolah Rakyat adalah bagian dari kontribusi perusahaan untuk mendukung pemerataan akses pendidikan yang layak dan berkualitas," ujar Hanugroho dalam keterangannya, Kamis (30/4/2026).

"Pengerjaan ini bukan sekadar menyelesaikan proyek. Tapi investasi jangka panjang buat anak-anak Indonesia, demi proses belajar mengajar yang jadi penentu masa depan bangsa."

Pernyataan itu disampaikan pas dia meninjau langsung beberapa lokasi proyek di Jawa Timur. Waktu itu, Direktur Operasi II Waskita Karya, Paulus Budi Kartiko, ikut mendampingi.

Di sisi lain, Corporate Secretary Waskita Karya, Ermy Puspa Yunita, nambahin kalau tim di lapangan udah berkomitmen buat selesaiin proyek secepat mungkin. Tapi tetap, standar mutu dan keselamatan kerja nggak boleh dikorbankan. Mereka kerja siang malam, bergantian, tanpa kenal capek.

"Dedikasi tinggi dan kerja keras ratusan pekerja jadi ujung tombak keberhasilan proyek. Buat mereka, menyukseskan Program Prioritas Pemerintah ini adalah tujuan utama," katanya.

Ermy menyebut, hampir 4.000 orang terlibat dalam proyek SR di Jawa Timur. Termasuk tenaga kerja lokal di dalamnya.

"Ke depannya, kami akan terus serap lebih banyak tenaga kerja lokal. Selain ngasih manfaat buat sosial ekonomi, ini juga menggerakkan sektor informal dan ningkatin kesejahteraan masyarakat," jelas Ermy.

Soal percepatan ini, Menteri PU Dody Hanggodo juga udah negesin dalam rapat koordinasi bareng tujuh BUMN Karya yang jadi kontraktor pelaksana. Menurut Dody, pembangunan SR adalah prioritas pemerintah buat ningkatin kualitas SDM lewat fasilitas pendidikan yang layak dan modern.

Dia mendorong penyelesaian berbagai kendala teknis di lapangan. Mulai dari akses konstruksi, mobilisasi material, kebutuhan tenaga kerja, sampai kesiapan infrastruktur pendukung. Semua harus dipastiin biar proyek jalan sesuai target.

"Tetap utamakan kualitas. Baik dari material maupun struktur bangunan. Sekolah ini harus bisa bertahan minimal 20 tahun," ujar Dody waktu ngecek progres pembangunan SR Tahap II di Surabaya, Minggu (12/4) lalu.

Sebelumnya, Dody juga udah lihat langsung lokasi pengerjaan SR di Surabaya. Dia memuji hasil kerja Waskita Karya. Katanya, cepat dan tetap ngutamain kualitas.

"Waskita ini bagus hasil kerjanya. Terima kasih Pak Katsaker, mudah-mudahan sebelum Juni 2026 selesai," katanya.

Editor: Bayu Santoso

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar