Surabaya Suksesi di pucuk pimpinan kejaksaan Jawa Timur akhirnya resmi bergulir. Rabu pekan lalu, 29 April 2026, Jaksa Agung RI ST Burhanuddin melantik Abdul Qohar AF sebagai Kepala Kejaksaan Tinggi Jawa Timur. Prosesinya berlangsung di Gedung Utama Kejaksaan Agung, Jakarta. Khidmat, penuh hormat.
Acara pelantikan itu sendiri dihadiri oleh sejumlah petinggi. Ada Ketua Komisi Kejaksaan RI, Plt. Wakil Jaksa Agung, juga para Jaksa Agung Muda. Belum lagi Kepala Badan, Staf Ahli, dan jajaran eselon II di lingkungan Kejaksaan Agung. Semua tampak hadir memberi dukungan.
Sebelumnya, Abdul Qohar menjabat sebagai Kajati Sulawesi Tenggara. Jadi ini semacam promosi sekaligus rotasi. Menariknya, ia tidak sendirian. Pelantikan kali ini juga melibatkan 13 kepala kejaksaan tinggi lain dan 16 pejabat eselon II. Cukup besar skalanya.
Dalam sambutannya, Jaksa Agung mengingatkan soal amanah. Katanya, jabatan itu bukan sekadar simbol kewenangan. Ada tanggung jawab besar di baliknya.
"Kejaksaan tidak boleh lagi bekerja secara biasa-biasa saja atau business as usual, melainkan harus berani melakukan terobosan," tegas ST Burhanuddin, Kamis, 30 April 2026.
Ia juga menyoroti pentingnya pengawasan melekat. Pemimpin, menurut dia, harus responsif. Manajerial yang kuat juga mutlak. Semua itu demi menjalankan tugas di daerah dengan baik.
"Setiap persoalan harus direspons secara cepat, tepat, dan terukur," ujarnya. "Tetap junjung tinggi integritas, tanggung jawab, dan kehormatan moral."
Harapannya, pelantikan ini bisa memperkuat kinerja institusi kejaksaan. Khususnya di Jawa Timur. Penegakan hukum yang profesional, transparan, dan berkeadilan itulah targetnya. Semoga.
Artikel Terkait
Kejaksaan Agung Buka Peluang Terapkan Pasal TPPU di Kasus Dugaan Korupsi Makan Bergizi Gratis
Rupiah Menguat 159 Poin ke Rp17.701 per Dolar AS, Diproyeksikan Fluktuatif hingga Akhir Sesi
Polisi Tangkap Dua Pelaku Percobaan Penculikan Lansia di Pantai Indah Kapuk
AS dan Iran Capai Kesepakatan Damai, Gencatan Senjata Permanen Segera Berlaku