Kediri - Sore itu, Stadion Brawijaya jadi saksi. Borneo FC Samarinda pulang dengan kepala tegak. Mereka menang tipis 1-0 atas tuan rumah Persik Kediri, dalam lanjutan pekan ke-30 BRI Super League 2025/2026, Rabu (29/4/2026). Tiga poin yang rasanya begitu berharga.
Gol semata wayang lahir di menit ke-55. Koldo Obieta, pemain asing mereka, sukses menjebol gawang Persik. Bola datang dari assist manis Mariano Peralta. Eksekusinya? Cukup dingin. Obieta tidak terburu-buru, ia menempatkan bola dengan tenang ke sudut yang sulit dijangkau kiper lawan.
Tapi jangan bayangkan Borneo FC mendominasi. Sama sekali tidak. Persik Kediri, bermain di depan pendukungnya sendiri, tampil ngotot. Mereka beberapa kali merepotkan. Bahkan, Nadeo Argawinata, kiper Borneo, sampai harus bekerja ekstra keras. Beberapa penyelamatan penting ia lakukan, terutama di babak kedua. Ada momen ketika Persik nyaris menyamakan skor, tapi entah kenapa, bola selalu saja meleset atau mentok di badan pemain.
Menurut sejumlah saksi di lapangan, tensi pertandingan cukup tinggi. Wasit beberapa kali harus melerai pemain yang saling beradu mulut. Tapi, hingga peluit panjang dibunyikan, skor tak berubah. Persik tetap tertinggal, Borneo FC tersenyum lega. Tiga poin krusial ini jelas jadi modal berharga bagi Pesut Etam untuk terus bersaing di papan atas. Sementara Persik? Mereka pasti merasa kecewa. Peluang emas di kandang sendiri buyar sudah.
Artikel Terkait
Serangan Udara Israel Tewaskan Empat Warga Sipil di Gaza, Langgar Gencatan Senjata
Bupati Sidrap Dorong Warga Manfaatkan Ikan Sapu-Sapu sebagai Pakan Ternak dan Konsumsi, Beda Nasib dengan di Jakarta
Polisi Gagalkan Penyelundupan 385 Liter BBM Ilegal di Manggarai Timur
Wakapolri Buka Rakernis Gabungan Empat Fungsi Pusat Polri, Tekankan Tata Kelola Anggaran Akuntabel