Baturaja Banjir kembali merendam permukiman warga. Kali ini giliran tiga desa dan kelurahan di Ogan Komering Ulu (OKU), Sumatera Selatan, yang kebanjiran. Ketinggian air mencapai 60 sentimeter. Cukup bikin repot, apalagi kalau rumahnya di dataran rendah.
Kepala BPBD OKU, Januar Efendi, bilang penyebabnya adalah curah hujan yang tinggi sejak dini hari. Air kemudian menggenangi sejumlah kawasan di Kota Baturaja. Ia memperkirakan ada sekitar 50 rumah yang terdampak. Tapi itu masih data sementara.
"Kami masih nunggu laporan dari setiap desa di Kabupaten OKU," ujarnya di Baturaja, Rabu, 29 April 2026.
Wilayah yang kena banjir antara lain Kelurahan Sekar Jaya, Desa Tanjung Kemala, dan Desa Air Paoh semuanya di Kecamatan Baturaja Timur. Untungnya, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini.
Tapi jangan bayangkan semuanya baik-baik saja. Aktivitas masyarakat jelas terganggu. Beberapa ruas jalan utama juga ikut terendam. Januar sendiri mengakui hal itu.
"Bencana alam ini mengganggu aktivitas masyarakat, karena sejumlah ruas jalan utama tak luput dari kepungan banjir," ungkap dia.
Begitu banjir datang, tim BPBD langsung bergerak. Personel dikerahkan ke lokasi untuk evakuasi warga ke tempat yang lebih aman. Kini, air sudah surut. Warga pun mulai kembali ke rumah masing-masing.
"Masyarakat telah kembali ke rumah masing-masing," kata Januar.
Meski begitu, kewaspadaan tetap harus dijaga. Januar mengingatkan bahwa curah hujan masih diprediksi turun dalam beberapa hari ke depan. Potensi banjir susulan tetap ada.
"Masyarakat harus lebih waspada karena bencana alam dapat terjadi kapan saja," pesannya.
Artikel Terkait
MA Turunkan Tim Bawas Selidiki Hakim Diduga Terlibat Kasus Daycare Yogyakarta
PAM JAYA Resmikan IPA Portabel di Semanan, 295 Rumah di Jakarta Barat Kini Dapat Akses Air Bersih
Timnas U-19 Panggil 7 Pemain Diaspora untuk Piala AFF U-19 2026 di Sumut
Presiden Prabowo Dijadwalkan Hadiri Puncak May Day di Monas, Pemerintah Tegaskan Dukungan untuk Buruh