Kapolda Sumsel Resmikan SPKT Mapolres Musi Rawas dan Salurkan Bantuan Sosial Sambut Hari Bhayangkara ke-80

- Rabu, 29 April 2026 | 11:55 WIB
Kapolda Sumsel Resmikan SPKT Mapolres Musi Rawas dan Salurkan Bantuan Sosial Sambut Hari Bhayangkara ke-80

Kapolda Sumatera Selatan, Irjen Sandi Nugroho, baru saja meresmikan bangunan Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) di Mapolres Musi Rawas. Acaranya berlangsung Rabu (29/4/2026) kemarin. Ini semua dalam rangka Bulan Bakti Hari Bhayangkara ke-80. Bukan cuma peresmian, rombongan juga turun langsung menyalurkan bantuan.

Rangkaian kegiatan dimulai dari peresmian SPKT. Tujuannya jelas, untuk bikin pelayanan publik lebih maksimal. Harapannya, masyarakat bisa dilayani lebih cepat, mudah, dan yang penting, lebih humanis. Soal ini, Irjen Sandi punya pesan tersendiri.

"SPKT ini kita harapkan dapat menjadi wajah pelayanan Polri yang semakin baik," ujarnya tegas. "Masyarakat yang datang butuh pelayanan harus dilayani dengan cepat, humanis, dan penuh rasa tanggung jawab."

Setelah seremoni peresmian, rombongan langsung meninjau booth Bakti Sosial. Di sana, ada 2.000 paket bantuan sosial yang disiapkan untuk warga. Suasana cukup ramai, antusiasme masyarakat terlihat jelas.

Dari situ, acara berlanjut ke booth GENTING. Namanya kependekan dari Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting. Program ini bentuk kepedulian buat anak-anak yang butuh dukungan gizi, kesehatan, dan pendampingan. Bukan cuma bagi-bagi bantuan, ini lebih ke gerakan moral. Polri, bersama pihak terkait, ambil peran buat percepatan penurunan angka stunting. Mereka mendorong kepedulian bersama, terutama buat anak-anak yang berisiko.

Di sisi lain, ada juga program Sumur Bor yang ditinjau. Tujuannya membantu masyarakat dapat akses air bersih yang layak. Apalagi di wilayah-wilayah yang memang butuh dukungan sarana air bersih. Kehadiran sumur bor ini diharapkan bisa langsung dirasakan manfaatnya. Entah untuk kebutuhan rumah tangga, tempat ibadah, sekolah, atau aktivitas sosial lainnya.

Tak berhenti di situ, Irjen Sandi juga meninjau program Bedah Rumah. Program ini buat bantu warga punya tempat tinggal yang lebih aman, sehat, dan nyaman. Selain itu, ada juga bantuan peralatan sekolah yang diberikan kepada anak-anak korban kebakaran rumah. Bentuk perhatian biar pendidikan mereka tetap jalan meski lagi kena musibah.

Kegiatan kemudian bergeser ke booth Sunatan Massal. Ini bagian dari bakti kesehatan Polri, khusus buat anak-anak. Sambil meninjau, Irjen Sandi juga menyerahkan bantuan alat sekolah. Dukungan biar semangat belajar anak-anak peserta kegiatan tetap terjaga.

Acara makin padat. Setelah sunatan massal, rombongan meninjau Bakti Kesehatan Donor 1.000 Kantong Darah. Usai peninjauan, ada penyerahan piagam penghargaan dari PMI Provinsi Sumatera Selatan. Penghargaan ini sebagai apresiasi atas dukungan Polda Sumsel dalam kegiatan kemanusiaan tersebut.

Menurut Irjen Sandi, Bulan Bakti Sosial dan Kesehatan ini adalah wujud pengabdian Polri. Bukan cuma jaga kamtibmas, tapi juga hadir menjawab kebutuhan sosial dan kesehatan warga.

"Polri hadir bukan hanya untuk menjaga keamanan, tetapi juga menjadi bagian dari solusi bagi masyarakat," tegasnya lagi. "Melalui kegiatan bakti sosial dan kesehatan ini, kita ingin menghadirkan manfaat nyata, memperkuat kepedulian, serta menjaga kedekatan Polri dengan masyarakat."

Lewat rangkaian kegiatan ini, Polda Sumsel berharap momentum menyambut Hari Bhayangkara 2026 bisa semakin erat. Sinergi antara Polri, pemerintah daerah, PMI, stakeholder, dan seluruh elemen masyarakat diharapkan terus terjalin. Semua demi mewujudkan Sumatera Selatan yang aman, sehat, peduli, dan sejahtera.

Editor: Redaksi MuriaNetwork

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar