Nur Alimantun Citra Lestari, 19 tahun. Itu nama korban yang meninggal dalam kecelakaan antara KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur. Ternyata, dia asli orang Jambi. Seorang mahasiswi STMA Trisakti Jakarta.
Rumahnya di RT 12, Kelurahan Sungai Asam, Kecamatan Pasar Jambi, Kota Jambi. Pagi-pagi, sejak Rabu (29/4/2026), tetangga dan kerabat sudah mulai berdatangan ke rumah duka. Suasana haru jelas terasa.
Jenazah diterbangkan dari Jakarta pagi tadi. Kakak kandungnya mendampingi. Pesawat mendarat di Jambi sekitar pukul 07.30 WIB. Lalu, setengah jam lebih kemudian, sekitar pukul 08.15, jenazah sampai di rumah. Cepat sekali prosesnya.
“Dimakamkan di TPU Talang Jauh pagi ini,” ucap Ruslan, ayah Citra, saat ditemui di rumah duka.
Ruslan bercerita, putrinya itu baru saja pulang kuliah malam kejadian, Senin (27/3/2026). Di perantauan, Citra tinggal bareng kakaknya. Biasa, anak rantau.
Nah, malam itu, kakaknya Anggi namanya langsung cemas begitu dengar ada kecelakaan kereta. Apalagi Citra sudah enggak bisa dihubungi sejak malam. Hilang kontak.
“Karena tidak ada kabar. Abangnya itu cari-cari, baru dapat informasi. Setengah 5 sore baru dapat kepastian,” jelas Anggi, suaranya pasti masih berat.
Citra sendiri anak bungsu dari tiga bersaudara. Semester 4 di Sekolah Tinggi Manajemen Asuransi (STMA) Trisakti. Masih panjang jalan hidupnya, tapi harus berhenti di sini.
Artikel Terkait
KRL Cikarang Kembali Normal Usai Tabrakan dengan KA Argo Bromo Anggrek, Lima Stasiin Beroperasi Lagi
Hasil UTBK SNBT 2026 Diumumkan 25 Mei, Cek Jadwal dan Cara Aksesnya
KRL Lintas Cikarang Kembali Normal, Korban Tewas Tabrakan di Bekasi Timur Bertambah Jadi 16 Orang
Sara Djojohadikusomo Sebut Kekerasan di Daycare Yogyakarta Tamparan Keras bagi Negara, Desak Pengawasan hingga Level Desa