Layanan KRL jalur Blue Line, rute Jakarta-Cikarang, ternyata belum juga pulih. Proses evakuasi di Stasiun Bekasi Timur masih berlangsung sampai malam ini. Kata pihak KAI Commuter, semua masih belum normal.
Vice President Corporate Secretary KCI, Karina Amanda, ngasih pernyataan soal ini. Katanya, evakuasi unit KRL di Stasiun Bekasi Timur masih jalan. Mereka targetin selesai secepatnya.
"Proses evakuasi saat ini di Stasiun Bekasi Timur untuk unit KRL masih berlangsung, kami targetkan dapat selesai sesegera mungkin," ujar Karina di Jakarta, Selasa (28/4/2026).
Nah, setelah evakuasi kelar, baru deh PT KAI bareng KAI Commuter bakal normalisasi layanan sampai Cikarang. Tapi ya, selama proses ini, penumpang tujuan Cikarang cuma bisa turun di Stasiun Bekasi. Belum bisa lebih dari itu.
Di sisi lain, soal pintu perlintasan di lokasi kecelakaan yang melibatkan taksi listrik dan KRL mereka masih belum banyak bicara. Semua masih diselidiki. Begitu juga soal kecelakaan KRL dengan KA Argo Bromo Anggrek di Stasiun Bekasi Timur.
"Terkait kondisi area pintu perlintasan, ini tentunya masih dalam proses investigasi ya, kami belum akan mengeluarkan statement," tambah Karina. Semua nanti bakal diurus sama KNKT.
Menurut sejumlah saksi, suasana di lokasi sempat kacau. Tapi untungnya, evakuasi berjalan cukup cepat. Karina bilang, ada 84 penumpang yang dilarikan ke rumah sakit. Dari jumlah itu, sebagian udah boleh pulang.
"Korban luka-luka sebagian juga sudah pulang dari rumah sakit, secara total yang kita evakuasi ke RS itu 84 penumpang," jelasnya.
Soal asuransi, katanya udah diurus. Ada dari Jasa Raharja yang wajib, plus tambahan dari KAI dan KAI Commuter. Jadi, penumpang yang kena musibah nggak perlu khawatir soal biaya.
Yang jelas, sampai sekarang layanan ke Cikarang masih terbatas. Pengguna Commuter Line yang biasa naik rute ini mungkin harus sabar dulu. Proses evakuasi dan pengecekan keselamatan baik prasarana maupun infrastruktur memang butuh waktu.
Artikel Terkait
Kemendikdasmen Ubah Sistem Pencairan Tunjangan Profesi Guru dari Triwulanan Menjadi Bulanan
Pertemuan Purnawirawan TNI Dinilai Jadi Kanal Informal Jaga Stabilitas Politik, Absennya SBY dan Luhut Tuai Sorotan
Serangan Udara Israel di Gaza Tewaskan Komandan Hamas dan Bocah 9 Tahun
Jenazah Karyawan Kompas TV Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur Teridentifikasi