Tabrakan Kereta Jarak Jauh dan KRL di Bekasi Timur, 5 Tewas dan Puluhan Luka

- Selasa, 28 April 2026 | 07:20 WIB
Tabrakan Kereta Jarak Jauh dan KRL di Bekasi Timur, 5 Tewas dan Puluhan Luka

Malam tadi, Stasiun Bekasi Timur jadi saksi bisu sebuah insiden yang bikin bulu kuduk merinding. Kecelakaan antara kereta jarak jauh dan KRL Commuter Line terjadi di sana. Parahnya? Gerbong kereta hancur, ringsek, kayak mainan yang diremuk tangan raksasa.

Selasa pagi, sekitar pukul 28 April 2026, saya pantau langsung di lokasi. Suasana masih kacau balau. Ambulans hilir mudik, sirine sesekali meraung. Polisi berjaga di beberapa titik, muka mereka tegang. Di sisi lain, petugas gabungan sibuk di dalam gerbong KRL yang udah penyok parah. Beberapa bagian bodi kereta retak, kaca pecah berhamburan di mana-mana.

Yang paling mengerikan? Bagian kepala kereta jarak jauh itu nyaris menembus gerbong KRL. Menancap, gitu. Kayak tusukan maut.

Proses evakuasi udah berjalan sembilan jam lebih. Tapi petugas masih terus berusaha. Mereka belum berhenti. Masih ada korban yang harus dikeluarkan dari reruntuhan.

Dari papan informasi yang sempat saya lihat di stasiun, tercatat ada 53 korban. Tiga di antaranya meninggal dunia. Nama-namanya begini:

Nuryati, perempuan, 62 tahun. Enggar Retno K, perempuan, 35 tahun. Nurlaela, perempuan, 30 tahun.

Nah, 50 korban lainnya luka-luka. Ada yang dirawat di rumah sakit, ada juga yang udah diperbolehkan pulang. Beberapa bahkan dirujuk ke RS lain. Berikut daftarnya:

1. Desvita, perempuan, 56 tahun
2. Ahmad Nur Syahril, laki-laki, 28 tahun
3. Subur Sagita, laki-laki, 51 tahun
4. Shovy Salsabila, perempuan, 24 tahun
5. Siti Maryam, perempuan, 37 tahun
6. Rivan Mandara, laki-laki, 32 tahun
7. Anggita R. Utami, perempuan, 36 tahun
8. Hari Septiansah, laki-laki, 27 tahun
9. Dwi Apriliana, perempuan, 30 tahun
10. Ratri Intan A, perempuan, 26 tahun
11. Andi Saputra, laki-laki, 30 tahun (sudah pulang)
12. Sansan Sarifah, perempuan, 29 tahun
13. Dinasti Kusuma W, perempuan, 24 tahun
14. Yuliana, perempuan, 30 tahun
15. Ira Indira Putri, perempuan, 28 tahun
16. Hari Septiyansyah, laki-laki, 30 tahun
17. R. Rustiati, perempuan, 55 tahun
18. Amalia Hasanah Ulfa, perempuan, 31 tahun
19. Vira Oktaviani Putri, perempuan, 27 tahun (dirujuk ke RS Mitra Plumbon)
20. Yuliana Nur Pratama, perempuan, 24 tahun (dirujuk ke RS Siloam)
21. Nuryati, perempuan, 41 tahun
22. Nuriah Indah Rahmati, perempuan, 21 tahun
23. Fitria Husni, perempuan, 26 tahun
24. Anggita, perempuan, 36 tahun
25. Leni Julianti, perempuan, 33 tahun
26. Purwanti, perempuan, 54 tahun
27. Yunita Endang, perempuan, 41 tahun
28. A. Regita, perempuan, 29 tahun
29. Subandi, laki-laki, 42 tahun
30. Muchlis, laki-laki, 30 tahun
31. Riki, laki-laki, 25 tahun
32. Alivia, perempuan, 25 tahun
33. Dewi Sagita, perempuan, 29 tahun
34. Stevani Sofia, perempuan, 22 tahun
35. Eri Rustiati, perempuan, 55 tahun
36. Ester Rajagukguk, perempuan, 27 tahun
37. M. Anwar, laki-laki, 30 tahun
38. Laili, laki-laki, 26 tahun
39. Rivan, laki-laki, 32 tahun
40. Ayunda R, perempuan, 24 tahun
41. Mustika Ayu Pujiana, perempuan, 43 tahun
42. Suryati, perempuan, 51 tahun
43. Evi, perempuan, 52 tahun
44. Shofie, perempuan, 24 tahun
45. Iie Suendi, laki-laki, 42 tahun
46. Dewi Suryani, perempuan, 35 tahun
47. Despita, perempuan, 48 tahun
48. Choirunnisa R, perempuan, 25 tahun
49. Rista Triana, perempuan, 35 tahun (sudah pulang)
50. Pamilang Rani Situmorang, perempuan, 32 tahun.

Namun begitu, angka korban ternyata bertambah. KAI mengupdate data terbaru. Kini, lima penumpang dilaporkan meninggal dunia. Dan yang lebih mencekam, masih ada tiga orang yang terjepit di dalam reruntuhan.

“Update dari korban pada saat ini meninggal dunia itu 5. Kemudian yang masih terperangkap itu sekitar 3,” ujar Dirut KAI Bobby Rasyidin di Stasiun Bekasi Timur, Selasa (28/4/2026).

“Dan yang sudah observasi di rumah sakit itu berjumlah 79. Rumah sakitnya ada sembilan RS,” tambahnya.

Suaranya pelan, tapi jelas. Beban di pundaknya pasti berat.

Editor: Raditya Aulia

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar