Liputan6.com, Jakarta - Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, tengah mematangkan rencana pembatasan jam operasional truk. Dinas Perhubungan setempat menyebut langkah ini bukan sekadar wacana mereka sudah mulai menggodok kajian teknisnya.
Plt Kepala Dishub Kabupaten Bekasi, Agus Budiono, bilang kebijakan ini sebenarnya bukan barang baru. "Kami sedang mengkaji secara teknis karena memang kebijakan ini sangat memungkinkan dan di daerah lain juga sudah melakukan hal tersebut," ujarnya di Cikarang, Minggu (27/4/2026).
Ia menjelaskan, kajian itu nantinya bakal jadi semacam peta jalan. Isinya macam-macam: ruas mana yang boleh dilewati kendaraan berat, mana yang tidak, sampai jam berapa saja truk dilarang melintas. Pokoknya detail.
"Hasil kajian tersebut selanjutnya menjadi landasan hukum untuk menetapkan rute spesifik, jadwal operasional hingga sanksi bagi para sopir truk yang melanggar ketentuan," terang Agus.
Nah, yang menarik, proses ini nggak dilakukan sendirian. Ada forum lalu lintas yang jadi wadah diskusi. Organda, Satlantas Polres Metro Bekasi, dan instansi pemerintah daerah terkait semuanya dilibatkan. Jadi bukan keputusan sepihak.
"Kami juga akan menyusun tahapan sosialisasi hingga mekanisme penindakan bagi pelanggar," kata Agus.
Di sisi lain, warga mungkin bertanya-tanya: kapan aturan ini mulai berlaku? Belum ada kepastian. Tapi yang jelas, kajian teknis ini jadi fondasi utama. Kalau sudah rampung, baru deh aturan mainnya bisa dipublikasikan ke publik.
Menurut sejumlah saksi di lapangan, kemacetan dan kecelakaan yang melibatkan truk memang kerap terjadi di jalur-jalur padat seperti Cikarang dan sekitarnya. Semoga kebijakan ini bisa sedikit meredakan masalah itu.
Artikel Terkait
Presiden Prabowo Lantik Sejumlah Pejabat Hari Ini, Aktivis Buruh Jumhur Hidayat Masuk Daftar
72 Kloter Haji 2026 Telah Diberangkatkan, Layanan Fast Track Makkah Route Jangkau 125 Ribu Jemaah
Remaja 16 Tahun di Banyuasin Terlumpuh Akibat Kerusakan Otak, Keluarga Butuh Uluran Tangan
Sopir Angkot di Tanah Abang Dibakar Rekan Sesama Sopir, 40 Persen Tubuhnya Luka Bakar