Kisruh soal laporan palsu yang dilakukan debt collector (DC) pinjol terhadap petugas Damkar Kota Semarang ternyata nggak berhenti di situ. Pihak pemadam kebakaran akhirnya memutuskan untuk melaporkan kasus ini ke polisi. Ya, buntutnya panjang.
Jadi gini, ceritanya bermula hari Kamis (23/4/2026) sekitar jam 5 sore lewat. Damkar Semarang dapet laporan via WhatsApp di nomor hotline 113. Isinya? Katanya ada warung nasi goreng di Jalan WR Supratman, Semarang Barat, yang kebakaran. Langsung, dong, mereka bergerak.
Tapi begitu sampai di lokasi? Sepi. Nggak ada api, nggak ada asap, apalagi warung yang terbakar. Yang ada cuma kebingungan.
“Jadi ini ceritanya tadi ada laporan ke sini, ternyata itu DC pinjol. Jadi itu diteror oleh DC pinjol melaporkan kalau warung nasi gorengnya itu kebakaran,” ujar Kepala Bidang Operasional dan Penyelamatan Damkar Kota Semarang, Tantri Pradono, waktu dihubungi Jumat (24/4) lalu. Suaranya terdengar kesal, mungkin.
Menurut Tantri, laporan itu sengaja dibuat untuk menakut-nakuti pemilik warung. “Ternyata setelah anggota kami ke sana tidak ada kebakaran, ternyata dari DC pinjol. DC-nya (yang melapor) buat nakut-nakutin,” jelasnya. Nama pelapor yang tercantum, kata Tantri, adalah Adi. Entah itu nama asli atau bukan, tapi yang jelas dua armada dan 12 personel dikerahkan sia-sia.
Nah, di sisi lain, Damkar nggak tinggal diam. Mereka memutuskan tempuh jalur hukum. Sekretaris Dinas Damkar Kota Semarang, Ade Bhakti, dengan tegas bilang kalau laporan palsu kayak gini nggak bisa ditoleransi. Apalagi sampai memanfaatkan layanan darurat cuma buat kepentingan pribadi.
“Kami tidak bisa menerima tindakan seperti ini. Layanan kedaruratan seharusnya digunakan untuk kondisi yang benar-benar membutuhkan, bukan untuk meneror atau kepentingan pribadi,” kata Ade dalam keterangannya, Sabtu (25/4).
Peristiwa ini memang bikin geram. Bayangin, petugas yang seharusnya bisa dipakai untuk bantu orang yang benar-benar kesusahan, malah terkecoh. Dua unit mobil pemadam dan belasan personel, semua cuma karena ulah oknum DC yang mungkin lagi kejar setoran. Ironis, ya?
Artikel Terkait
Petugas Secret Service Tertembak saat Bertugas di Acara White House Correspondents Dinner, Pelaku Ditangkap
Perang New Orleans: Pertempuran yang Terjadi Setelah Perjanjian Damai Ditandatangani
Trump Konfirmasi Penangkapan Pelaku Penembakan di Acara Makan Malam White House Correspondents’ Dinner
Pasca Penganiayaan di Daycare Jogja, Pemda DIY Evaluasi Ketat Perizinan dan Pengawasan Lembaga Pengasuhan Anak