Polisi Tewas Ditembak di Rumah Sakit Chicago Saat Kawal Tahanan

- Minggu, 26 April 2026 | 07:40 WIB
Polisi Tewas Ditembak di Rumah Sakit Chicago Saat Kawal Tahanan

Seorang polisi tewas, satu lagi luka parah. Kejadiannya di sebuah rumah sakit di Chicago, Amerika Serikat. Pelaku sudah diamankan, tapi sampai sekarang identitasnya belum diumumkan ke publik.

Peristiwa ini terjadi hari Sabtu, 24 April, sekitar jam 10.50 waktu setempat. Bayangkan, seorang pria tak dikenal tiba-tiba melepaskan tembakan ke arah aparat. Setelah itu, dia keluar dari gedung rumah sakit. Untungnya, pelaku berhasil ditangkap, dan senjatanya ikut diamankan.

Menurut Kepala Kepolisian Chicago, Larry Snelling, para petugas itu sedang bertugas sebagai pengawal tahanan. "Mereka ada di sana untuk mengawal," ujarnya.

Nama-nama petugas belum dirilis. Pihak berwenang ingin memastikan keluarga mereka sudah diberi tahu terlebih dahulu. Salah satu korban adalah polisi berusia 38 tahun, sudah bertugas 10 tahun. Yang satunya lagi berusia 57 tahun, dengan masa dinas 21 tahun. Tragis.

Snelling menjelaskan lebih lanjut, "Petugas mengantar seseorang ke Rumah Sakit Swedish untuk observasi. Nah, pada saat itulah dua petugas kami ditembak."

"Satu ditembak kritis dan dinyatakan meninggal. Petugas kedua sekarang masih berjuang untuk hidupnya di rumah sakit di belakang kami," tambahnya dengan nada berat.

Lokasi penembakan tepatnya di Endeavor Health Swedish Hospital, Chicago. Sekitar pukul 10.50 waktu setempat, suasana rumah sakit yang biasanya tenang berubah mencekam.

Pihak rumah sakit mengonfirmasi bahwa area mereka sempat dikunci, lockdown total. Tapi, pasien dan staf di dalam dinyatakan aman. Syukurlah.

Wali Kota Chicago, Brandon Johnson, dalam konferensi pers mengatakan, "Hari ini adalah momen yang sangat sulit bagi kota kami. Ini sebuah tragedi." Ia juga bilang bahwa kota sudah menyediakan layanan dukungan kesehatan mental bagi para petugas kepolisian. Biar mereka tetap bisa menjalankan tugas dengan baik.

Snelling menekankan bahwa penyelidikan masih berlangsung. Belum bisa memberi rincian lebih. Namun, dari unggahan Facebook pihak rumah sakit, ada informasi menarik. Seorang individu yang sedang dalam pengawasan aparat penegak hukum dibawa ke unit gawat darurat untuk perawatan. Saat tiba, ia sudah diperiksa dengan alat deteksi sesuai prosedur. Dan yang jelas, individu itu selalu dikawal oleh aparat.

Editor: Yuliana Sari

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar