Presiden Prabowo Subianto disebut-sebut akan kembali terbang ke Prancis. Kabar ini muncul tak lama setelah kunjungan kerjanya yang baru saja berakhir. Sayangnya, belum ada kejelasan soal tanggal pastinya atau agenda spesifik apa yang akan dibahas nanti.
Rencana itu diungkapkan oleh Menteri Luar Negeri Sugiono. Dalam sebuah diskusi di Gedung Bina Graha, Jakarta Pusat, Rabu lalu, ia terlebih dahulu membeberkan hasil pertemuan Prabowo dengan Presiden Prancis Emmanuel Macron pada Selasa (14/4).
“Pertemuan tersebut dilakukan secara tertutup empat mata,” kata Sugiono.
“Namun beberapa poin yang bisa saya sampaikan pada kesempatan ini adalah bahwa tentu saja Presiden menyampaikan kepada Presiden Macron, menekankan kembali pentingnya memperkuat hubungan bilateral antara Indonesia dan Prancis,” lanjutnya.
Menurut penjelasan Sugiono, kedua pemimpin sepakat untuk menggenjot kerja sama, terutama di bidang pertahanan. Ini wajar saja. Selama ini, Prancis jadi salah satu pemasok utama alutsista untuk Indonesia. Kerja sama ke depan diharapkan tak cuma jual-beli, tapi juga mencakup hal yang lebih substansial.
“Yang kemudian diturunkan di dalam keinginan untuk bekerja sama di bidang pendidikan, khususnya di sektor STEM,” ujarnya.
“Sehingga terjadi apa yang disebut satu kerja sama beyond procurement. Kita tidak hanya sebatas membeli saja, tetapi juga melakukan transfer teknologi dan penguasaan teknologi dari barang-barang yang kita beli.”
Pembicaraan mereka ternyata cukup luas. Tak cuma soal pertahanan, tapi juga menyentuh isu-isu global yang sedang panas. Topik seperti energi dan pemanfaatan mineral kritis ikut dibahas. Bahkan, kerja sama di sektor pendidikan, ekonomi kreatif, infrastruktur, dan transportasi pun dijajaki.
“Kemudian pembicaraan juga menyangkut tentu saja, karena ini dirasakan di seluruh dunia, mengenai energi, juga pemanfaatan mineral kritis, pendidikan, dan ekonomi kreatif, infrastruktur dan transportasi,” jelas Sugiono.
Di tengah paparannya itu, Sekjen Gerindra ini kemudian menyelipkan kabar tentang rencana kunjungan berikutnya. Rencananya, Prabowo akan kembali ke Prancis dalam waktu dekat. Meski begitu, detail waktunya masih disimpan rapat-rapat.
“Dan juga rencana kunjungan kenegaraan Presiden Prabowo ke Prancis yang akan dilakukan dalam waktu dekat,” tuturnya.
Ada satu hal menarik yang ditekankan Sugiono. Menurutnya, kedekatan pribadi antara Prabowo dan Macron punya peran yang nggak kecil. Relasi yang erat itu bisa jadi modal berharga untuk mempercepat dan memperdalam kerja sama kedua negara di berbagai bidang yang strategis.
“Dan seperti kita ketahui bersama bahwa hubungan pribadi antar kedua Presiden merupakan sesuatu yang sangat dekat,” pungkasnya.
“Yang akan merupakan sebuah modal besar dalam rangka meningkatkan hubungan bilateral antara Indonesia dan Prancis.”
Artikel Terkait
Kasatpol PP DKI Ungkap 35 Anggota Meninggal dalam Setahun, Desak Fasilitas Istirahat di Kelurahan
Biaya Surat Keterangan Sehat untuk Lamaran Kerja di Puskesmas dan Rumah Sakit
Kepala Satpol PP DKI Minta Maaf Usai Mobil Dinas Parkir di Trotoar Viral
Istri Kuwu Cirebon Dilaporkan Berselingkuh dengan Anggota DPRD, Polisi dan BK DPRD Telah Menerima Laporan