Mensos Gus Ipul Tinjau Pemanfaatan Bantuan Laptop di Sekolah Rakyat Sigi

- Selasa, 21 April 2026 | 07:50 WIB
Mensos Gus Ipul Tinjau Pemanfaatan Bantuan Laptop di Sekolah Rakyat Sigi

Suasana di SRMP 22 Sigi, Sulawesi Tengah, tampak berbeda pagi itu. Kedatangan Menteri Sosial Saifullah Yusuf, atau yang akrab disapa Gus Ipul, disambut meriah oleh tarian tradisional siswa. Kunjungan ini bukan sekadar seremonial belaka. Gus Ipul datang untuk mengecek langsung bagaimana proses belajar mengajar berjalan, khususnya pemanfaatan perangkat teknologi yang telah disalurkan.

“Alhamdulillah kita lihat semua perangkat sudah terkirim, sudah bisa dimanfaatkan,” ujar Gus Ipul, Selasa lalu.

Ia memastikan laptop-laptop itu benar-benar dipakai untuk belajar. “Mulai dari laptop, sama peralatan-peralatan lain yang diperlukan untuk pembelajaran,” tambahnya.

Di dalam kelas, Gus Ipul menyaksikan sendiri antusiasme siswa. Mereka asyik mengikuti pelajaran dengan laptop, dibimbing para guru. Rasanya lega melihat bantuan pemerintah tepat guna. “Jadi kita berharap ya proses pembelajarannya bisa sesuai harapan,” katanya. Harapannya sederhana: minat belajar anak-anak bisa terus tumbuh.

Hal lain yang membuatnya senang adalah aturan sekolah membatasi penggunaan ponsel. Alih-alih sibuk dengan gawai, anak-anak justru terlihat membaca buku di taman atau perpustakaan saat waktu luang. Kebijakan itu menurutnya patut diapresiasi.

“Jadi saya terima kasih kepada kepala sekolah, para guru, tenaga kependidikan lain, wali asrama, wali asuh yang telah membimbing, mendampingi siswa-siswa sekolah rakyat di sini,” ungkap Gus Ipul.

Namun begitu, pekerjaan rumah masih menanti. Sekolah ini masih menempati gedung semi permanen. Gus Ipul mengaku pihaknya terus berkoordinasi dengan Pemkab Sigi untuk segera membangun gedung permanen. “Kemarin kita melakukan percepatan-percepatan,” jelasnya.

Ia berharap pembangunan bisa dimulai tahun ini juga. “Sehingga anak-anak ini nanti bisa beralih ke gedung permanen, dan yang kedua kita juga bisa menerima siswa baru,” harapnya.

Keberadaan Sekolah Rakyat memang punya misi sosial yang kuat. Sekolah ini hadir untuk memberi kesempatan pada keluarga yang paling tidak mampu. Tujuannya agar anak-anak mereka tetap mendapat pendidikan berkualitas. Sayangnya, data BPS masih menunjukkan angka yang memprihatinkan. Masih banyak anak usia sekolah yang tak bersekolah, putus sekolah, atau berpotensi putus.

Oleh karena itulah, Presiden Prabowo Subianto mengajak semua jajaran, dari pusat hingga daerah, untuk lebih memperhatikan keluarga-keluarga yang kerap terabaikan. Mereka yang tak tersentuh pembangunan, atau "invisible people". Dengan memberi perhatian pada mereka, diharapkan anak-anak dari keluarga tersebut kelak bisa ikut berkontribusi mewujudkan Indonesia Emas 2045.

Dalam kunjungannya kali ini, Gus Ipul tak sendiri. Ia didampingi langsung oleh Bupati Sigi, Mohamad Rizal Intjenae, menandakan komitmen bersama untuk memajukan pendidikan di daerah itu.

Editor: Dewi Ramadhani

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar