Polda Sumsel Serahkan Rumah Layak Huni untuk Dua Petani Lansia di OKU Timur

- Senin, 20 April 2026 | 18:50 WIB
Polda Sumsel Serahkan Rumah Layak Huni untuk Dua Petani Lansia di OKU Timur

Senin lalu, suasana di Desa Margodadi, OKU Timur, terasa berbeda. Ada kehangatan di balik terik matahari. Di sana, dua petani lanjut usia akhirnya mendapat kunci rumah baru mereka. Bantuan ini datang langsung dari Polda Sumsel, sebuah langkah nyata mewujudkan Polri yang lebih humanis.

Menurut keterangan yang beredar, penyerahannya diwakili Kapolres OKU Timur, AKBP Adik Listiyono. Dua penerima manfaatnya adalah Suparni (62) dari Margodadi dan Jamhir (75) yang berasal dari Desa Melati Agung. Keduanya adalah petani yang hidup serba kekurangan, tanpa tempat tinggal yang layak. Untuk Jamhir, kondisinya lebih memprihatinkan. Pria 75 tahun itu mengalami kebutaan permanen, diduga karena paparan pestisida di masa lalunya.

Acaranya berjalan khidmat. Hadir perwakilan Forkopimcam, pejabat Polres, perangkat desa, dan tentu saja warga sekitar. Rangkaian acaranya sederhana tapi bermakna: dari pembukaan, doa, hingga sambutan. Puncaknya, pengguntingan pita di rumah baru Suparni. Usai prosesi itu, rombongan bergeser meninjau rumah Jamhir, memastikan semuanya sudah siap dihuni.

Tak cuma rumah, bantuan sosial juga dibagikan ke warga dari beberapa desa. Ini jadi bukti kepedulian yang berkelanjutan, bukan sekadar seremonial belaka.

Di sisi lain, program seperti ini bukan muncul tiba-tiba. Ini adalah implementasi kebijakan Kapolda Sumsel, Irjen Sandi Nugroho, yang ingin Polri tak hanya sibuk dengan penegakan hukum. Mereka juga harus aktif turun ke masyarakat. Gagasan ini selaras dengan program Presisi Polri yang digaungkan Kapolri Listyo Sigit Prabowo, di mana kesejahteraan warga jadi indikator keberhasilan institusi.

Dampaknya bagi penerima, tentu sangat besar. Bagi Jamhir yang punya keterbatasan fisik, rumah yang layak adalah ruang aman untuk hidup lebih bermartabat. Bagi Suparni, ini adalah pengingat bahwa negara hadir untuk orang-orang kecil seperti dirinya.

Kapolres OKU Timur, AKBP Adik Listiyono, menekankan bahwa kegiatan ini adalah filosofi pengabdian Polri dalam wujud yang paling konkret.

"Kebaikan tidak diukur dari besar kecilnya, tetapi dari keikhlasan. Sesuai pesan Bapak Kapolda Sumsel, sudahkah kita berbuat baik hari ini. Inilah bentuk nyata bahwa Polri hadir untuk masyarakat," ujarnya.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Sumsel, Kombes Nandang Mu'min Wijaya, punya penegasan serupa.

"Ketika Polri membangun rumah bagi warga yang membutuhkan, itulah bentuk kehadiran negara yang sesungguhnya. Kami akan terus menghadirkan program-program sosial yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat," kata Kombes Nandang.

Kedepannya, Polda Sumsel berjanji program serupa akan terus berjalan di berbagai wilayah. Ini adalah bagian dari komitmen panjang mereka: menciptakan masyarakat yang tidak hanya aman, tapi juga sejahtera dan berkeadilan.

Editor: Redaksi MuriaNetwork

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar