Halalbihalal Pawitandirogo Jadi Ajang Sinergi Pembangunan Eks-Karesidenan Madiun

- Senin, 20 April 2026 | 11:30 WIB
Halalbihalal Pawitandirogo Jadi Ajang Sinergi Pembangunan Eks-Karesidenan Madiun

MADIUN Suasana hangat dan penuh tawa memenuhi Club Eksekutif Persada Purnawira di Jakarta, Minggu (19/4/2026) lalu. Di sana, Pemerintah Kabupaten Madiun turut hadir dalam acara Halal Bihalal yang digelar paguyuban Pawitandirogo. Acara yang menyatukan tokoh-tokoh asal Pacitan, Ngawi, Magetan, Madiun, dan Ponorogo itu ternyata tak sekadar silaturahmi biasa.

Lebih dari itu, momentum ini jadi ajang strategis. Berkumpulnya para tokoh nasional, pejabat tinggi negara, dan kepala daerah dari eks-Keresidenan Madiun dimanfaatkan untuk membahas sinergi pembangunan antarwilayah. Nuansa Idul Fitri yang kental tak menyurutkan agenda serius di baliknya.

Deretan nama penting hadir memenuhi undangan. Tampak Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), berbaur dengan sejumlah pejabat lain. Di antaranya ada Sekretaris Kementerian Koordinator Perekonomian Susiwijono Moegiarso, Wakil Kapolri Komjen Pol Dedi Prasetyo, hingga Pimpinan I BPK RI Nyoman Adi. Kehadiran mereka memberi warna tersendiri pada forum itu.

Fokus pembicaraan mengerucut pada upaya meningkatkan konektivitas wilayah, penguatan ekonomi, dan percepatan infrastruktur. Tujuannya jelas: mendongkrak kesejahteraan masyarakat Pawitandirogo.

Dalam sambutannya, AHY menekankan satu hal penting. Potensi besar para tokoh asal daerah ini yang kini berkarya di pusat, harus bisa diubah jadi kontribusi nyata.

“Pertemuan ini bukan sekadar ajang nostalgia, tetapi menjadi ruang kolaborasi untuk membangun daerah sesuai dengan visi dan cita-cita bersama. Konektivitas antarwilayah menjadi kunci penting dalam mendorong kemajuan Pawitandirogo dengan memaksimalkan keunggulan masing-masing daerah,” tegasnya.

Di sisi lain, Bupati Madiun H. Hari Wuryanto yang hadir langsung tak bisa menyembunyikan kebanggaannya. Ia melihat soliditas paguyuban ini sebagai energi baru bagi pemerintah daerah untuk lebih proaktif berkolaborasi dengan pusat.

“Kami sangat bangga menjadi bagian dari keluarga besar Pawitandirogo. Forum ini menjadi momentum penting bagi kami untuk menjemput peluang, menyelaraskan program daerah dengan kebijakan nasional, serta mempercepat pembangunan di Kabupaten Madiun,” ungkap Hari Wuryanto.

Lebih lanjut, ia menegaskan komitmen Pemkab Madiun untuk memperkuat kerja sama lintas daerah. Dengan dukungan para tokoh nasional, harapannya program pembangunan khususnya di infrastruktur dan pemberdayaan ekonomi lokal bisa mendapat perhatian lebih dari pemerintah pusat.

Partisipasi aktif dalam forum ini dinilainya sebagai langkah strategis. Interaksi langsung dengan pengambil kebijakan diharapkan bisa mengakomodasi aspirasi daerah sekaligus membuka peluang investasi yang lebih lebar.

Pada akhirnya, semangat gotong royong yang jadi ciri khas Pawitandirogo diharapkan bisa terus menyala. Sinergi pusat-daerah ini diyakini akan mendorong pembangunan berkelanjutan. Kabupaten Madiun pun optimis, sebagai bagian dari “Bumi Kampung Pesilat”, mereka bisa tumbuh lebih maju, mandiri, dan tentu saja, sejahtera.

Editor : Redaksi

Editor: Hendra Wijaya

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar