Asap tebal masih mengepul dari reruntuhan ketika tim penyelamat bergegas masuk. Kebakaran hebat melanda sebuah pabrik petasan di distrik Virudhunagar, Tamil Nadu, India selatan. Sedikitnya 20 nyawa melayang dalam peristiwa ini. Enam orang lainnya terluka.
Kepala polisi setempat, N. Shreenatha, mengonfirmasi angka korban yang tragis itu.
"20 orang dipastikan tewas," ujarnya kepada media, Minggu (19/4/2026).
Operasi pencarian dan evakuasi masih terus dilakukan di pabrik berlisensi itu. Sampai saat ini, apa yang memicu kobaran api masih menjadi misteri. Tim penyelamat masih berjibaku di lokasi yang penuh bahaya.
Sayangnya, insiden seperti ini seolah sudah jadi berita yang terlalu sering kita dengar. Kecelakaan industri di India terjadi berulang kali. Banyak yang menyoroti lemahnya penegakan hukum dan sikap abai terhadap aturan keselamatan sebagai biang keladinya.
Gelombang duka pun berdatangan. Perdana Menteri Narendra Modi lewat unggahan media sosialnya menyampaikan belasungkawa atas insiden yang ia sebut "sangat menyedihkan" ini.
Tak ketinggalan, Ketua Menteri Tamil Nadu, M.K. Stalin, juga menyuarakan kesedihan mendalamnya. Dalam sebuah postingan di X, ia menyebut kematian para korban sebagai sebuah tragedi.
Namun begitu, duka ini datang silih berganti. Baru minggu ini, ledakan di sebuah pembangkit listrik di India tengah merenggut lebih dari 20 jiwa. Sebelumnya, di bulan lalu, nyala api juga menghanguskan sebuah pabrik kembang api di India barat dan menewaskan 17 orang. Rentetan musibah ini meninggalkan pertanyaan besar tentang keselamatan kerja.
Artikel Terkait
Persija Amankan Tiga Poin dari PSBS Biak, Tekan Pesaing di Puncak Klasemen
Kementerian Haji dan Umrah Diuji, Kloter Pertama Berangkat 22 April 2026
Iran Tegaskan Tolak Pembicaraan dengan AS, Gencatan Senjata Hampir Berakhir
BMKG Prakirakan Hujan Guyur Jakarta Sore Ini