Longsor Timbun Jalur Alternatif ke Dieng, Akses Wisata Terputus

- Sabtu, 18 April 2026 | 02:30 WIB
Longsor Timbun Jalur Alternatif ke Dieng, Akses Wisata Terputus

Longsor Timbun Jalur Menuju Dieng, Akses Wisata Lumpuh

Sebuah tebing setinggi 30 meter di Desa Limbangan, Banjarnegara, ambruk pada Jumat (17/4/2026). Akibatnya, jalan utama menuju kawasan wisata Dieng benar-benar terputus. Kendaraan tak bisa lewat sama sekali.

Rute yang tertimbun material itu bukan sembarang jalan. Ini adalah jalur alternatif favorit, yang selama ini ramai dipakai warga dan turis untuk mencapai dataran tinggi Dieng. Sekarang, hamparan tanah dan batu menghalangi.

Kapolsek Madukara, AKP Munawar, menjelaskan situasi di lokasi.

"Materialnya cukup tebal, mencapai lima meter, terdiri dari tanah bercampur batu besar. Untuk sementara jalan kami tutup total demi keamanan," ujarnya.

Upaya pembersihan langsung digeber. Satu unit alat berat dikerahkan ke lokasi bencana. Petugas gabungan dari BPBD, TNI, dan Polri turun tangan, dibantu oleh warga sekitar yang bahu-membahu mengangkati puing dari badan jalan.

Namun begitu, ancaman belum sepenuhnya berlalu. Curah hujan di Banjarnegara masih tinggi belakangan ini. Kondisi itu membuat petugas waspada, karena berpotensi memicu longsor susulan kapan saja.

Menyikapi hal itu, rekayasa lalu lintas pun dilakukan. Polsek Madukara mengalihkan arus kendaraan yang hendak menuju Pagentan atau Dieng. Mereka dialihkan ke jalur lain yang dinilai lebih aman, meski konsekuensinya, perjalanan jadi lebih jauh.

"Kami arahkan pengendara ke jalur alternatif lain. Kami imbau pengguna jalan untuk ekstra hati-hati saat melintasi jalur rawan longsor di musim hujan seperti sekarang," tambah AKP Munawar.

Untuk sementara, suasana di lokasi terlihat sibuk namun tertib. Rencana pembukaan jalan masih menunggu hasil pembersihan dan penilaian keamanan dari tim. Wisatawan yang sudah berencana ke Dieng diminta mencari info terbaru atau mempertimbangkan rute lain.

Editor: Novita Rachma

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar