Jadwal Lengkap Haji 2026 Dirilis, Pemberangkatan Dimulai April

- Kamis, 16 April 2026 | 18:20 WIB
Jadwal Lengkap Haji 2026 Dirilis, Pemberangkatan Dimulai April

Bagi para calon jemaah haji 2026, persiapan serius sudah harus dimulai. Pemberangkatan mereka, rupanya, akan segera dimulai bulan ini juga. Puncak ibadah, termasuk wukuf di padang Arafah, insya Allah akan berlangsung pada 9 Zulhijah.

Menurut informasi dari Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi, haji tahun 2026 Masehi ini bertepatan dengan tahun 1447 Hijriah. Nah, untuk gambaran perjalanannya, berikut ini jadwal lengkap yang sudah dirilis. Perlu diingat, jadwal ini bisa saja mengalami penyesuaian.

  • 21 April 2026 (4 Dzulqa'dah 1447 H): Jemaah mulai masuk asrama haji di tanah air.
  • 22 April 2026 (5 Dzulqa'dah): Gelombang pertama berangkat dari Indonesia menuju Madinah.
  • 1 Mei 2026 (14 Dzulqa'dah): Gelombang I mulai berpindah dari Madinah ke Makkah.
  • 6 Mei 2026 (19 Dzulqa'dah): Penerbangan terakhir gelombang I dari tanah air ke Madinah.
  • 7 Mei 2026 (20 Dzulqa'dah): Gelombang II mulai diberangkatkan, tapi langsung ke Jeddah.
  • 15 Mei 2026 (28 Dzulqa'dah): Perpindahan terakhir gelombang I dari Madinah ke Makkah.
  • 21 Mei 2026 (4 Dzulhijjah): Penutupan pemberangkatan gelombang II ke Jeddah. Di hari yang sama, bandara Jeddah (KAAIA) menutup penerbangan haji tepat tengah malam.
  • 25 Mei 2026 (8 Dzulhijjah): Jemaah bergerak dari Makkah menuju Arafah.
  • 26 Mei 2026 (9 Dzulhijjah): Puncak haji: Wukuf di Arafah.
  • 27 Mei 2026 (10 Dzulhijjah): Hari Raya Idul Adha 1447 H.
  • 28-30 Mei 2026 (11-13 Dzulhijjah): Hari-hari Tasyriq. Nafar Awal pada 29 Mei, Nafar Tsani keesokan harinya.
  • 1 Juni 2026 (15 Dzulhijjah): Pemulangan gelombang I dimulai, dari Makkah via Jeddah pulang ke Indonesia. Mereka pun mulai tiba di tanah air di hari yang sama.
  • 7 Juni 2026 (21 Dzulhijjah): Gelombang II mulai berangkat dari Makkah menuju Madinah untuk masa tinggal singkat.
  • 15 Juni 2026 (29 Dzulhijjah): Pemulangan gelombang I dari Jeddah resmi berakhir.
  • 16 Juni 2026 (1 Muharram 1448 H): Tahun Baru Hijriah. Di tanggal yang bersejarah ini, pemulangan gelombang II dari Madinah dimulai, dan mereka pun mulai tiba di Indonesia.
  • 21 Juni 2026 (6 Muharram): Penerbangan terakhir gelombang II dari Makkah ke Madinah.
  • 30 Juni 2026 (15 Muharram): Pemulangan gelombang II dari Madinah selesai.
  • 1 Juli 2026 (16 Muharram): Kedatangan terakhir jemaah haji gelombang II di tanah air. Rangkaian ibadah haji 1447 H pun berakhir.

Lalu, Kapan Iduladha 2026?

Setelah merayakan Idulfitri, umat Islam akan menyambut hari raya besar lainnya: Iduladha. Untuk tahun 2026, pemerintah memprediksi hari raya kurban ini jatuh di bulan Mei.

Merujuk pada SKB Tiga Menteri dan kalender Hijriah resmi dari Kemenag, Iduladha 2026 diperkirakan jatuh pada Rabu, 27 Mei 2026. Namun begitu, penetapan resminya tetap menunggu sidang isbat yang digelar pemerintah nanti.

Bagaimana dengan Muhammadiyah?

Pimpinan Pusat Muhammadiyah sudah lebih dulu menetapkan. Melalui maklumat resminya, mereka menyatakan bahwa 1 Zulhijah 1447 H jatuh pada Senin, 18 Mei 2026.

Dengan patokan itu, Hari Arafah (9 Zulhijah) akan jatuh pada Selasa, 26 Mei 2026. Dan Iduladha (10 Zulhijah) dipastikan jatuh pada Rabu, 27 Mei 2026.

Jadi, prediksi Muhammadiyah ini sejalan dengan perkiraan pemerintah. Tinggal nanti kita tunggu keputusan final dari sidang isbat.

Editor: Bayu Santoso

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar