Lemhannas Gelar Retret 500 Pimpinan DPRD, Tekankan Kolaborasi dan Peran Strategis

- Kamis, 16 April 2026 | 13:55 WIB
Lemhannas Gelar Retret 500 Pimpinan DPRD, Tekankan Kolaborasi dan Peran Strategis

Retret yang digelar Lemhannas RI itu berlangsung selama lima hari, mulai 15 April. Acara ini tak main-main pesertanya: sekitar 500 Ketua DPRD dari tingkat provinsi hingga kota dan kabupaten se-Indonesia hadir di sana.

Di sela kesibukannya, Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menyoroti soal kolaborasi. Menurutnya, membangun sebuah wilayah nggak bisa cuma mengandalkan satu pihak saja. Perlu ada integrasi yang solid, mulai dari pemerintah pusat, turun ke provinsi, kabupaten, lalu desa. Elemen masyarakat pun harus dilibatkan.

"Kita gandeng Bupati-Wali Kota, juga DPRD Jateng melalui Forum Berlian, kemudian Forum Senayan yang isinya anggota DPR dengan dapil Jawa Tengah apapun partainya. Kita buat sebuah super team,"

ujar Luthfi dalam keterangan tertulisnya, Kamis (16/4).

Ia melihat DPRD bukan sekadar lembaga pendamping, melainkan mitra strategis pemerintah daerah. Nah, karena itulah kerja sama harus terus dikuatkan. Semua pihak, kata dia, jangan jalan sendiri-sendiri. Bergerak bersama jauh lebih efektif untuk menyelesaikan persoalan daerah secara komprehensif.

Lain lagi dengan pandangan yang disampaikan Gubernur Lemhannas, Ace Hasan Syadzily. Ia berharap retret ini bisa membuka wawasan para pimpinan DPRD. Situasi sekarang ini kan nggak linier lagi semua bergerak cepat dan penuh ketidakpastian.

"Perubahan dunia ini sangat berpengaruh atas kompleksitas ekonomi global yang tidak menentu. Lanskap seperti ini, kepemimpinan tidak hanya hadir secara fisik, tetapi harus bisa membaca geopolitik global atau segala perubahan yang terjadi,"

tandas Ace Hasan.

Ia menekankan peran vital DPRD dalam mendukung tujuan nasional dan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto. Bagi Ace, fungsi DPRD nggak cuma legislasi, anggaran, dan pengawasan biasa. Mereka juga punya tugas menjaga harmoni antara kepentingan nasional dan aspirasi lokal yang berkembang di daerah.

"DPRD harus bisa merumuskan dan mendesain pembangunan kita. Keputusan anggaran dan kebijakan harus diarahkan agar mampu berkontribusi pada masyarakat dan bangsa Indonesia,"

jelasnya lagi.

Di akhir, Ace Hasan menyampaikan apresiasi untuk semua pihak yang mendukung acara ini. Termasuk, tentu saja, Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi.

Editor: Agus Setiawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar