Kalau Anda melihat ikan dengan tubuh pipih dan mulut seperti penghisap di dasar sungai Jakarta, itu kemungkinan besar adalah ikan sapu-sapu. Tapi jangan salah, penampilannya yang biasa-biasa saja itu menipu. Menurut peneliti BRIN, Gema Wahyu Dewantoro, ikan ini justru jadi ancaman serius buat perairan kita.
Gema bilang, ikan sapu-sapu itu statusnya sudah invasif. Reproduksinya cepat banget, plus sifatnya yang merusak. "Ikan ini bisa mencemari perairan," katanya Rabu lalu. "Bukan cuma merusak jaring nelayan atau melubangi pinggiran sungai, tapi juga menggeser populasi ikan asli."
Yang lebih mengkhawatirkan lagi, daging ikan ini diduga menyimpan bahaya tersembunyi.
"Dagingnya diduga mengandung logam berat. Kalau dikonsumsi dalam jangka panjang, dampaknya negatif buat kesehatan," ujar Gema.
Di sisi lain, langkah Pemprov DKI yang mulai gencar menangkap ikan sapu-sapu dapat apresiasi. Peneliti BRIN lainnya, Haryono, menilai upaya itu sudah tepat. Populasi ikan asal Amerika Selatan ini memang sudah melimpah ruah dan mengganggu keseimbangan ekosistem.
Artikel Terkait
BPJS Ketenagakerjaan dan Wali Kota Jaksel Pastikan Santunan Pekerja Sampah Tewas Tugas
Presiden Prabowo Dijadwalkan Hadir dan Berpidato di May Day 2026 di Monas
Petugas dan Napi Korupsi Kena Sanksi Usai Video Ngopi Viral di Kendari
Ketua Komisi III DPR Apresiasi Respons Cepat BEM FH UI Tangani Dugaan Pelecehan Seksual