"Karena kalau itu sudah dilakukan nanti KRL-nya jalan, MRT-nya jalan, TransJabodetabek atau TransJakarta-nya jalan ke Kota Tua, saya yakin Kota Tua akan menjadi tempat baru yang akan dikunjungi warga masyarakat," paparnya.
Tak cuma MRT, rencana pengembangan rute TransJakarta juga sedang digodok. Tujuannya jelas: menghubungkan Kota Tua dengan daerah-daerah penyangga di luar Jakarta. Integrasi semacam inilah yang diyakini bakal mengerek daya tarik kawasan tersebut.
Jadi, meski trem masih sebatas wacana, langkah untuk menghidupkan Kota Tua lewat konektivitas transportasi sudah mulai terlihat. Tinggal tunggu eksekusinya saja.
Artikel Terkait
Anggota DPR Habib Aboe Bakar Alhabsyi Minta Maaf ke Ulama Madura Soal Pernyataan Narkoba
Trump Kritik Pedas PM Italia Meloni Soal Sikap Netral dalam Konflik Iran
Kelangkaan Gas Elpiji Melanda Pasuruan Diduga Imbas Konflik Timur Tengah
Baleg DPR Kaji Dampak Putusan MK Soal Wewenang Eksklusif BPK Hitung Kerugian Negara