Yogyakarta Kembali Jadi Tuan Rumah Ajang Asah Keterampilan PERIKHSA 2026

- Selasa, 14 April 2026 | 15:10 WIB
Yogyakarta Kembali Jadi Tuan Rumah Ajang Asah Keterampilan PERIKHSA 2026

Data menunjukkan tren yang menggembirakan. Dalam lima tahun terakhir, minat perempuan terhadap olahraga menembak melonjak lebih dari 20 persen. Perkembangan klub-klub menembak di berbagai daerah turut mendorong hal ini.

“Peningkatan jumlah peserta perempuan menjadi sinyal positif,” kata Bamsoet.

Ia melihat ini sebagai tanda bahwa olahraga menembak semakin inklusif. Pembinaan karakter melalui olahraga, katanya, harus bisa menjangkau semua kalangan tanpa terkecuali.

Di sisi lain, Bamsoet yang juga mantan Ketua DPR RI ini menekankan relevansi lain dari ajang tersebut. Di tengah dinamika keamanan global yang makin ruwet, semangat bela negara jadi sangat krusial. Tantangan keamanan sekarang ini kompleks ada kejahatan transnasional, ancaman non-konvensional, dan sebagainya. Semua itu menuntut kesiapan SDM yang tidak cuma jago secara teknis, tapi juga mental dan etikanya matang.

“Olahraga menembak juga menjadi sarana pembinaan karakter yang kuat,” pungkasnya.

Disiplin tinggi, fokus, dan kemampuan mengendalikan emosi adalah aspek-aspek kunci yang terus dilatih. Nilai-nilai itulah, menurut Bamsoet, yang relevan untuk memperkuat karakter bangsa menghadapi tantangan zaman sekarang. Jadi, lebih dari sekadar event olahraga, Asah Keterampilan PERIKHSA 2026 diharapkan bisa memberi kontribusi yang lebih luas.

Editor: Dewi Ramadhani


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar