Pohon Tumbang Imbas Cuaca Ekstrem Sebabkan Macet Parah di Tol Jagorawi

- Minggu, 12 April 2026 | 20:20 WIB
Pohon Tumbang Imbas Cuaca Ekstrem Sebabkan Macet Parah di Tol Jagorawi

Hujan lebat mengguyur kawasan sekitar, angin bertiup kencang. Imbasnya, sejumlah pohon tumbang dan menutupi ruas Tol Jagorawi, baik arah Jakarta maupun Bogor. Arus lalu lintas pun langsung tersendat parah.

Menurut keterangan resmi dari Jasa Marga, cuaca ekstrem yang terjadi pada Minggu sore (12/4/2026) menjadi penyebab utama. Panji Satria, selaku Marketing and Communication Departement Head, mengonfirmasi kejadian ini.

“Kami informasikan bahwa imbas cuaca ekstrem sore tadi, terdapat pohon tumbang di beberapa titik jalan tol,” ujar Panji.

Dia menyebutkan titik-titik yang terdampak. Di ruas Jagorawi, pohon tumbang terjadi di KM 8 dan KM 10 arah Bogor, lalu di KM 30 untuk arah Jakarta. Tidak hanya di Jagorawi, masalah serupa juga terjadi di Tol JORR tepatnya di KM 35 arah Jakarta.

“Saat ini sedang dilakukan penanganan oleh petugas di lapangan untuk evakuasi pohon tumbang dan pengaturan lalu lintas di lokasi,” imbuh Panji.

Di sisi lain, kondisi di lapangan benar-benar kacau. Seorang pengendara bernama Hakim mengaku terjebak kemacetan panjang di tol Jagorawi arah Jakarta sejak pukul setengah lima sore. Saat dihubungi, ia menggambarkan suasana yang cukup mencemaskan.

“Tol Jagorawi, KM 30 arah Jakarta banyak pohon tumbang, jatuh ke jalan tolnya. Lumayan macetnya panjang sampai GT Ciawi, ini masih macet,” kata Hakim.

Ia sendiri sempat terjebak di KM 7 ketika sedang menuju Bogor. Menurut pengamatannya, kemacetan mengular panjang dari lokasi pohon tumbang di KM 30 arah Jakarta hingga ke Gerbang Tol Ciawi.

“Titiknya KM 29 arah 30 kalau nggak salah. Banyak itu pohon yang tumbangnya. Tadi memang anginnya juga kenceng banget, bahkan ada seng terbang ke jalan tol, di jalur 3 yang saya lihat,” kenangnya.

Cuaca memang sedang tidak bersahabat. Petugas terus berupaya membersihkan jalan, namun kemacetan diperkirakan masih akan berlangsung beberapa waktu ke depan. Bagi para pengendara, bersabar adalah satu-satunya pilihan.

Editor: Yuliana Sari

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar