Longsor Malam di Sibolangit, Lima Nyawa Melayang
Hujan tak henti-hentinya mengguyur sejak sore. Rintiknya berubah menjadi deras, menghujam tanah di perbukitan Sibolangit, Deliserdang. Malam itu, Selasa (7 April 2026), alam menunjukkan amukannya. Sekitar pukul sembilan lebih, lereng itu tak lagi sanggup menahan beban. Dengan suara gemuruh, tanah dan bebatuan longsor menghantam permukiman warga di Desa Sembahe.
Dalam sekejap, delapan rumah tertimbun. Suara jeritan dan teriakan panik memecah kesunyian malam. Banyak yang terjebak di dalam reruntuhan.
Kepala Basarnas Medan, Hery Marantika, mengonfirmasi kronologi itu. Menurutnya, laporan tentang korban tertimbun baru sampai ke pihaknya setelah kejadian.
Tim SAR gabungan segera diterjunkan. Mereka bergerak di tengah gelap dan medan yang licin berbahaya. Pencarian di malam buta itu sungguh tidak mudah. Namun, ada secercah harapan.
Artikel Terkait
Jusuf Kalla Laporkan Isu Pendanaan Roy Suryo, Sebut Polemik Ijazah Jokowi Picu Perpecahan
Serangan Drone dan Rudal Iran Picu Alarm di Sejumlah Negara Timur Tengah
Industri Pulp dan Kertas Tembus Ekspor USD 8,17 Miliar, Serap 1,4 Juta Tenaga Kerja
Ekspor Beras untuk Jemaah Haji Terancam Gagal Akibat Konflik Timur Tengah