Panglima TNI Perintahkan Prajurit UNIFIL Masuk Bunker Usai Serangan di Lebanon Selatan

- Minggu, 05 April 2026 | 08:45 WIB
Panglima TNI Perintahkan Prajurit UNIFIL Masuk Bunker Usai Serangan di Lebanon Selatan

Suasana di markas misi perdamaian PBB di Lebanon Selatan tegang. Setelah kabar duka gugurnya tiga prajurit TNI, kini datang laporan terbaru: tiga prajurit lainnya terluka akibat serangan. Kondisi ini memaksa pimpinan TNI mengambil langkah tegas untuk melindungi anak buahnya.

Lewat sebuah sambungan video call yang kemudian diunggah ke akun Instagram pribadinya, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto memberikan instruksi langsung kepada Komandan Satgas di lapangan. Intinya jelas: keselamatan jadi nomor satu.

"Jaga moril prajurit yang ada di sana," ujar Agus, suaranya terdengar tegas namun penuh perhatian.

"Tetap laksanakan pengamanan intern ya, masuk ke bunker-bunker. Untuk sementara, tidak ada kegiatan lagi keluar. Yang penting, jaga semangat mereka."

Perintah itu langsung dijawab dengan sigap oleh sang Komandan Satgas Yonmek XXIII-S/UNIFIL di seberang layar.

"Siap dilaksanakan, Panglima."

"Tetap semangat," sambung Agus memberi penegasan.

"Terima kasih atas arahannya. Kami sampaikan salam Panglima kepada seluruh prajurit. Siap!"

Panglima Agus menegaskan, prioritas utama saat ini memang memastikan setiap prajurit di zona rawan itu aman dan terlindungi. Dalam caption unggahannya, dia juga menyelipkan doa yang mendalam.

"Semoga seluruh prajurit senantiasa berada dalam lindungan Allah SWT, Tuhan Yang Mahakuasa," tulisnya.

Doa itu diakhiri dengan harapan agar mereka diberikan kekuatan dan keteguhan. "Doa kami menyertai setiap langkah kalian," pungkasnya. Situasi memang belum reda, namun upaya perlindungan dan menjaga semangat pasukan terus dijalankan.

Editor: Raditya Aulia

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar