Minggu pagi ini, mari kita simak lagi beberapa peristiwa ekonomi yang masih hangat dibicarakan sepanjang pekan kemarin. Ada beberapa kebijakan baru yang cukup menarik perhatian, mulai dari skema pinjaman murah untuk mengusir rentenir, hingga aturan baru soal kerja dari rumah bagi ASN.
Nah, soal pinjaman murah itu, Menteri Koperasi Ferry Juliantono punya penjelasannya. Program dari Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih yang menawarkan bunga cuma 6 persen per tahun itu memang sengaja dirancang sebagai alternatif.
"Ini upaya memberikan pilihan pembiayaan ultra mikro yang terjangkau," ujar Ferry saat ditemui di Jakarta, Senin lalu.
Menurutnya, dengan adanya akses ke pinjaman berbunga rendah, diharapkan masyarakat tak lagi terjebak dalam jerat rentenir atau pinjol online yang bunganya bisa mencekik.
Di sisi lain, ada kabar yang mungkin disambut baik oleh para aparatur sipil negara. Pemerintah akhirnya resmi menerapkan kebijakan kerja dari rumah atau WFH setiap hari Jumat. Kebijakan ini rencananya baru mulai berlaku pada 1 April 2026 nanti.
Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartarto menyebut, aturan ini akan dievaluasi setelah dua bulan berjalan. Jadi, masih ada waktu untuk melihat bagaimana penerapannya nanti.
Sementara itu, dunia pasar modal juga dapat aturan baru. BEI baru saja menaikkan batas minimum kepemilikan saham publik atau free float. Kini, minimumnya naik jadi 15 persen dari jumlah saham yang tercatat.
Artikel Terkait
Serangan Drone Iran Picu Kebakaran di Fasilitas Energi Bahrain
Pemkot Cirebon Bongkar Bangunan Liar di Stadion Bima yang Diduga Sarang Judi dan Miras
Petani Tewas Ditikam Saat Acara Akikah di Bone, Motif Diduga Dendam Perselingkuhan
BTS Telkomsel Akhirnya Oper di Desa Kajai, Akhiri Masa Blank Spot Pariaman