Sudah lebih dari sebulan langit Teheran tak pernah benar-benar sunyi. Hari Jumat, 3 April 2026, menandai hari ke-35 eskalasi serangan udara gabungan Amerika Serikat dan Israel yang terus mengguncang ibu kota Iran itu. Malam hingga dini hari adalah saat-saat paling mencekam, dengan ledakan-ledakan kerap menyasar jantung kota, bahkan menyentuh kawasan permukiman para pejabat tinggi.
Di tengah situasi yang makin panas, laporan dari lapangan menyoroti satu serangan yang dampaknya cukup personal. Menurut Agiel Laksamana Putra, koresponden Metro TV di Teheran, serangan pada tanggal 1 April lalu benar-benar menghantam rumah mantan Menlu Iran, Kamal Kharazi.
Akibatnya tragis. Istri sang diplomat dilaporkan tewas di tempat kejadian.
Sementara itu, Kamal Kharazi sendiri masih berjuang. Ia kini menjalani perawatan intensif di sebuah rumah sakit, berusaha pulih dari luka-lukanya.
Artikel Terkait
Sari Roti Ekspansi ke Industri Pakan Ternak, Manfaatkan Roti Sisa Produksi
Operasi Damai Cartenz Tangkap Anggota KKB Terduga Pelaku Penyerangan ke Tito Karnavian di 2012
Lebih dari 2.500 Pengunjung Padati Kawasan Monas Saat Libur Jumat Agung
Apindo Desak Pemerintah Beri Stimulus Terarah untuk Industri Padat Karya Antisipasi Dampak Perang