"Saya diberitahu bahwa Presiden Trump baru-baru ini menyatakan bahwa ia ingin mengakhiri perang," kata Paus kepada para wartawan.
"Mudah-mudahan ia sedang mencari cara untuk mengurangi jumlah kekerasan, pemboman."
Bagi Paus yang berusia 70 tahun itu, langkah semacam itu bakal jadi kontribusi signifikan. Bisa meredam kebencian yang kian menguat di Timur Tengah dan wilayah lain. Ia pun berjanji akan terus mendesak semua pemimpin dunia untuk kembali ke meja perundingan. "Mari kita cari solusi untuk masalah," serunya.
Jadi, meski garis finish katanya sudah terlihat, jalan menuju sana masih panjang dan berliku. Semua pihak sepertinya menunggu langkah konkret berikutnya.
Artikel Terkait
Presiden Korsel Sambut Prabowo, Soroti Kemitraan Strategis dan Proyek Bersama
Komisi III DPR Gelar Rapat Khusus Bahas Vonis Bebas Amsal Sitepu
Kemensos Terapkan WFH Setiap Jumat, Layanan Publik Tetap Berjalan
19 Migran Tewas dalam Penyeberangan Berbahaya di Perairan Lampedusa