Ia menjelaskan, video viral itu sudah disebarkan ke para kepala SPPG se-Lombok untuk dikenali. Sayangnya, pelat nomornya tak jelas terlihat, jadi siapa pemiliknya masih jadi misteri.
"Begitu ketahuan, rencananya kami akan mendata ulang semua mobil MBG di tiap SPPG," tambahnya.
Soal mobil hitam yang disebut dipakai wisata ke Pantai Malimbu, pihaknya masih terus menelusuri kebenarannya. Prosesnya masih berjalan, tapi komitmen untuk menertibkan penggunaan aset negara ini jelas ditegaskan.
Artikel Terkait
Nurhadi Divonis 5 Tahun Penjara, Kuasa Hukum Siap Banding
Presiden Prabowo Dianugerahi Penghargaan Tertinggi Korea Selatan The Grand Order of Mugunghwa
IHSG Melonjak 1,91% ke 7.184, Ikuti Euforia Pasar Asia
Tiga Prajurit TNI Gugur di Lebanon, Panglima Pastikan Hak Keluarga Terpenuhi