Di sisi lain, ada tuntutan hukum yang tak kalah penting. Indonesia bersikeras agar para pelaku diadili. “Indonesia juga menuntut agar para pelaku dimintai pertanggungjawaban secara hukum, tidak boleh ada kekebalan hukum yang menjadi kebiasaan,” ujar Hadi tegas. Poin ini penting, mengingat sejarah konflik di sana yang kerabu dibayangi impunitas.
Intinya, serangan terhadap pasukan penjaga perdamaian ini tak boleh diulang. Sama sekali. Dalam kondisi apapun. Itu pesan yang coba disampaikan Jakarta.
Lebih jauh, Indonesia mendesak jaminan konkret dari semua pihak, tak terkecuali Israel, untuk patuh pada hukum internasional. Seruan untuk penghentian serangan dan tindakan agresif lainnya juga dikumandangkan, demi melindungi personel dan aset PBB. Situasi di kawasan yang sudah panas ini, menurut Indonesia, tak boleh lagi diperkeruh.
Semua tuntutan ini, pada akhirnya, adalah bentuk penghormatan. “Tuntutan ini kami sampaikan sebagai bentuk penghormatan mendalam kepada para penjaga perdamaian yang telah gugur, yang kepada mereka Indonesia memberikan penghormatan setinggi-tingginya atas pengorbanan mereka demi perdamaian dan keamanan internasional,” pungkas Umar Hadi menutup pernyataannya.
Editor: Redaktur TVRINews
Artikel Terkait
Belanda Imbang Lawan Ekuador Usai Main dengan 10 Pemain Sejak Menit ke-12
Serangan Udara Israel Guncang Beirut Selatan, Mobil Dihantam Rudal Drone
Italia Tersingkir Lagi, Bosnia Lolos ke Piala Dunia 2026 Lewat Drama Adu Penalti
Israel Bantah Tudingan Sepihak Soal Tewasnya Tiga Prajurit TNI di Lebanon