Lalu, apa saja program prioritas yang akan digeber? Basuki menyebut dua kegiatan kunci untuk tahun 2026 yang tercantum dalam renstra. Intinya, semua untuk mendukung pembangunan IKN.
"Bapak-bapak sekalian yang kami hormati," katanya.
"Kegiatannya meliputi perencanaan ruang dan pembangunan gedung perkantoran legislatif, yudikatif, plus sarana prasarananya. Kemudian, pembangunan hunian vertikal, aksesibilitas, dan konektivitas," papar Basuki lebih rinci.
Namun begitu, pembangunan fisik saja tidak cukup. Ada aspek lain yang tak kalah penting: sumber daya manusianya. Otorita akan melakukan pembinaan bagi ASN yang pindah. Yang menarik, mereka juga serius ingin menerapkan sistem pemerintahan berbasis smart city di ibu kota baru ini.
Jadi, dalam lima tahun ke depan, IKN tak hanya akan dijejali gedung-gedung baru. Tapi juga diharapkan menjadi kota yang cerdas dan terhubung.
Artikel Terkait
Turki Netralisir Rudal Balistik Iran yang Masuk Wilayah Udara
Presiden Prabowo Saksikan Penandatanganan Kerja Sama Indonesia-Jepang Senilai USD 23,63 Miliar
KPK Tangkap Dua Tersangka Baru Kasus Suap Kuota Haji, Nilai Suap Capai Ratusan Ribu Dolar
KPK Tetapkan Dua Tersangka Baru Kasus Korupsi Kuota Haji, Dugaan Suap Mencapai Miliaran Rupiah