Ia pun dengan jelas memetakan masalahnya. Menurut Mihail, urusan pembayaran gaji ini sepenuhnya ada di ranah manajemen klub. Tugas merekalah untuk mencari solusi dan, yang tak kalah penting, menjaga semangat para pemain.
"Ini adalah masalah manajemen untuk menemukan solusi guna memotivasi pemain secara finansial," sambungnya.
Pernyataan Mihail ini seperti membuka tabir. Di satu sisi, ada upaya keras untuk tetap kompetitif di lapangan. Di sisi lain, ada realitas berat yang menggerogoti dari dalam. Nasib PSBS Biak di sisa musim ini, jelas, tak hanya ditentukan oleh strategi taktik, tetapi juga oleh seberapa cepat klub menyelesaikan persoalan finansial yang mengganjal ini.
Artikel Terkait
Gangguan Ginjal Kronis Kini Serang Kaum Muda, Gaya Hidup Jadi Pemicu
Tren Film Indonesia Terinspirasi Kisah Nyata, Sorot Cinta hingga Pengkhianatan
Polres Tapin Panen Perdana Jagung dari Lahan Tidur Milik Polri
LCP 2026 Split 2 Dimulai 4 April, Dua Tiket ke MSI Diperebutkan