Di sisi lain, Pallister melihat perubahan taktis yang diterapkan Carrick membawa angin segar. Sejak menggantikan Ruben Amorim, pelatih berusia 44 tahun itu mengembalikan formasi klasik empat bek. Keputusan ini rupanya disambut baik para pemain, yang sudah sangat akrab dengan sistem tersebut.
"Dia melakukan pekerjaan yang sangat bagus," puji Pallister. "Saya rasa ia memberi lebih banyak kebebasan untuk para pemainnya. Dan kita tidak bisa meminta pekerjaan yang lebih baik lagi dari itu."
Baginya, ada faktor lain yang tak kalah penting: jiwa klub. Carrick adalah mantan pemain MU yang tahu betul seluk-beluk dan ekspektasi besar di sana. "Dia pernah menjadi pemain MU dan mendapat semua trofi di sini, tahu tradisi dan sejarah klub," jelas Pallister.
Namun begitu, jawaban sederhana dari semua ini mungkin terletak pada pendekatannya yang kembali ke dasar. "Ia kembali ke skema empat bek dan mengembalikan sikap positif ke klub," pungkasnya. Sebuah formula lama yang, untuk sementara ini, terbukti masih manjur.
Artikel Terkait
Pemerintah Siapkan WFH Satu Hari Seminggu untuk ASN Usai Lebaran
Iran Bantah Klaim Trump Soal Dialog, Sebut Upaya Manipulasi Pasar Minyak
ASDP Siapkan Kapal Khusus Motor Jika Arus Balik di Bakauheni Padat
Arus Balik Lebaran Meningkat 50%, Pengelola Tol Siagakan Rekayasa Lalu Lintas