"Kalau normalnya cukup tiga titik parkir, sekarang kita tambah jadi 27 titik untuk mengantisipasi lonjakan," jelas Wahyudi.
Dengan penambahan itu, total kapasitas parkir diperkirakan bisa menampung 5.500 mobil dan sekitar 20 ribu motor. Pengaturan arus lalu lintas di dalam kawasan juga diperketat. Pengunjung diarahkan masuk lewat pintu utara dan barat, sementara untuk keluar difokuskan melalui pintu timur dan selatan. Cukup teratur, meski tetap ramai.
Di sisi lain, daya tarik Ragunan sebagai destinasi liburan keluarga memang tak pernah pudar. Beberapa kandang satwa tetap menjadi magnet utama. Wahyudi menyebutkan, kerumunan paling besar biasanya ada di area gorila, lalu gajah, dan jerapah.
"Favorit ya masih di kandang gorila yang pertama, kedua gajah, dan jerapah itu masih sangat favorit," ungkapnya.
"Karena di tiga tempat itu juga kita adakan atraksi feeding time dan juga Keeper Talk. Satu lagi mungkin atraksi foto bersama satwa," lanjut Wahyudi.
Di balik keriangan liburan ini, pengelola tak lupa mengingatkan. Mereka mengimbau pengunjung untuk benar-benar menjaga kondisi kesehatan dan memperhatikan anggota keluarga. Terutama anak-anak, lansia, dan penyandang disabilitas. Di tengah kerumunan yang begitu padat, kewaspadaan ekstra memang diperlukan agar momen kebersamaan ini tetap berkesan dan aman.
Artikel Terkait
BRI Buka KUR Rp20 Juta dengan Bunga 6%, Ini Syarat dan Cara Ajuan
Remaja Tewas Terseret Ombak Saat Berenang di Pantai Garut
China Peringatkan Ancaman Militer AS di Timur Tengah Bisa Picu Situasi Tak Terkendali
Kunjungan Kebun Raya Bogor Melonjak 40% Usai Gagas Konsep Poelang Kampoeng