Kapolda Metro Jaya, Irjen Asep Edi Suheri, konon sudah menginstruksikan Bidang Dokkes untuk lebih proaktif. Pemeriksaan kesehatan rutin di pos-pos pengamanan akan digencarkan. Tujuannya jelas: memastikan setiap anggota tetap prima meski tugas operasional di masa mudik begitu padat dan melelahkan.
“Bapak Kapolda telah memerintahkan jajaran Dokkes untuk menyisir kesehatan anggota di lapangan,” jelas Budi.
“Kami memohon doa dari seluruh masyarakat agar almarhum Brigadir Fajar Permana mendapatkan tempat terbaik di sisi-Nya dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dalam menghadapi cobaan ini.”
Perlu diingat, Operasi Ketupat yang diterapkan polisi berlangsung cukup panjang, dari 13 hingga 25 Maret. Ratusan ribu personel diterjunkan. Mereka disebar di berbagai titik, tak hanya mengatur lalu lintas mudik, tapi juga berjaga di tempat-tempat wisata sepanjang libur Lebaran. Beban kerjanya memang luar biasa.
Artikel Terkait
Polisi Terapkan Sistem Satu Arah dari Puncak ke Jakarta, Arus Naik Padat
Ragunan Dibanjiri 60 Ribu Pengunjung di H+2 Lebaran, Pengelola Siapkan 27 Titik Parkir
Ribuan Pengunjung Padati Ragunan, Pengelola Tambah Titik Parkir Jadi 27
Ribuan Pengunjung Serbu Ragunan di H+2 Lebaran, Angka Diprediksi Tembus 100 Ribu