Hujan tak henti-hentinya mengguyur sejumlah daerah di Indonesia sejak Lebaran kemarin. Sabtu (21/3/2026) lalu, langit di Jakarta pun mendung, turun hujan deras yang sampai menggenangi beberapa titik. Rupanya, kondisi ini masih akan berlanjut.
Menurut prakiraan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), potensi hujan masih mengancam hingga sekitar tanggal 25 Maret mendatang. Penyebabnya? Dinamika atmosfer yang cukup kompleks, campuran dari faktor skala besar hingga lokal.
Dalam keterangan resminya pada Minggu (22/3), BMKG memaparkan analisisnya untuk sepekan ke depan.
Lalu, apa saja dinamika itu? Ternyata ada interaksi aktif dari Madden-Julian Oscillation (MJO) dengan gelombang Kelvin yang bergerak ke timur. Di sisi lain, gelombang Rossby Ekuatorial justru bergeser ke arah barat. Kombinasi ini membuat pertumbuhan awan hujan bakal lebih gencar di wilayah Indonesia bagian tengah hingga timur.
Artikel Terkait
Mudik Lebaran 2026 Catat Penurunan Signifikan Angka Kecelakaan dan Korban Jiwa
Satgas PRR Pascabencana Sumatera Kebut Pembangunan 36 Ribu Hunian Tetap Usai Lebaran
Cucu Mpok Nori Tewas Dibunuh Mantan Suami Siri Warga Irak di Kontrakan Jakarta Timur
SKB Tiga Menteri Tetapkan 11 Hari Libur Nasional dan 3 Cuti Bersama 2026