"Kami segera mengevakuasi kedua pelaku yang terluka akibat diamuk massa," jelas Didi, Sabtu (21/3). "Mereka langsung kami bawa ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan."
Ceritanya begini: si pemilik motor memarkir kendaraannya di depan rumah. Sayangnya, kunci masih tertinggal di kontaknya. Pelaku yang datang berdua dengan motor lain melihat celah itu. Mereka pun membawa kabur motor tersebut.
Namun begitu, aksi mereka ketahuan. Korban yang menyadari motornya hilang langsung berteriak minta tolong. Teriakan itu bagai alarm bagi warga sekitar. Spontan, mereka beramai-ramai mengejar dan berhasil menangkap kedua maling itu di lokasi tak jauh dari tempat kejadian.
Dua pelaku itu kini diamankan pihak kepolisian untuk penyelidikan lebih lanjut. Insiden ini jadi pengingat pilu di tengah suasana Idulfitri yang seharusnya penuh maaf dan sukacita.
Artikel Terkait
Herdman Umumkan 24 Pemain Timnas Indonesia untuk FIFA Series 2026, Elkan Baggott Kembali
Warga Pantai Indah Kapuk Antre Berjam-jam Demi Silaturahmi dengan Presiden di Istana
Iran Buka Pintu Negosiasi untuk Kapal Jepang dan Korea Selatan di Selat Hormuz
Warga Iran Rayakan Idulfitri di Tengah Situasi Perang, Menteri Ucapkan Terima Kasih atas Solidaritas Asia Tenggara