“Sesuai skenario, kepadatan berhasil terurai maksimal dalam waktu 12 jam. Pada Kamis siang, kecepatan rata-rata kendaraan dilaporkan sudah kembali normal,” tambahnya.
Kini, perhatian beralih ke arus balik. Puncaknya diprediksi terjadi pada Selasa, 24 Maret 2026 atau H 3 Lebaran. Jasa Marga sudah mengimbau masyarakat untuk mengatur jadwal perjalanan dengan lebih bijak.
Sebagai bentuk insentif, mereka akan memberikan diskon tarif tol. Periode diskon ini berlaku mulai Kamis, 26 Maret pukul 00.00 WIB hingga Jumat, 27 Maret di waktu yang sama.
“Kami mengimbau pemudik merencanakan perjalanan balik lebih awal. Manfaatkan diskon tarif tol dan pantau informasi terkini melalui aplikasi Travoy atau kanal resmi Jasa Marga agar perjalanan tetap aman dan nyaman,” pesan Rivan menutup pernyataannya.
Tak lupa, ada pengingat juga untuk pengemudi kendaraan berat. Perusahaan mengingatkan agar kendaraan sumbu tiga atau lebih tetap mematuhi aturan pembatasan operasional selama masa angkutan Lebaran 2026.
Artikel Terkait
DKI Jakarta Terapkan Tarif Transportasi Umum Rp 1 pada Hari Raya Idul Fitri 2026
Idul Fitri Momentum Perkuat Solidaritas dan Seruan Keadilan Sistemik
Bos Arisan di Cianjur Dicokok, 400 Warga Rugi Rp 500 Juta Lebih
BMKG Prakirakan Jakarta Berawan Tebal Sepanjang Hari, Berpotensi Hujan Ringan Sore hingga Malam