Pasukan Bawah Tanah Prabowo Bantu Anak 10 Tahun di Gunungkidul yang Berhenti Sekolah Rawat Orang Tua Sakit

- Sabtu, 21 Maret 2026 | 00:30 WIB
Pasukan Bawah Tanah Prabowo Bantu Anak 10 Tahun di Gunungkidul yang Berhenti Sekolah Rawat Orang Tua Sakit

“Karena ibunya sakit, Fendi berhenti sekolah. Tidak ada support dari orang tua karena keduanya sakit,” jelas Wahono.

Ia menggambarkan betapa dekatnya Fendi dengan ibunya. “Fendi itu selalu merawat ibunya, memegangi, memberi minum. Kehadirannya bisa membuat ibunya tersenyum,” tambahnya.

Berbagai upaya sebenarnya sudah dilakukan untuk mengembalikan Fendi ke sekolah. Keluarga, pihak sekolah, hingga warga sudah mencoba. Bahkan, ada tawaran menggiurkan: sekolah gratis di sebuah panti asuhan di Bantul. Sayangnya, Fendi menolak.

Alasannya polos dan membuat hati trenyuh. “Kalau di panti pulangnya beberapa bulan sekali. Fendi tidak mau jauh dari ibunya,” kata Wahono.

Di sisi lain, Pemerintah Kabupaten Gunungkidul sendiri dikabarkan telah berkomitmen untuk membantu. Mereka berjanji akan memfasilitasi Fendi kembali bersekolah dengan pendekatan khusus, sekaligus memastikan orang tuanya mendapat penanganan kesehatan yang layak.

Kunjungan Pasbata ini, meski mungkin terlihat kecil, adalah sebentuk aksi nyata. Ia mengingatkan kita pada semangat gotong royong yang seharusnya tak pernah padam. Intinya sederhana: memastikan tidak ada anak, seperti Fendi, yang masa depannya terkubur oleh keadaan.

Editor: Bayu Santoso


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar