“Dari Kementerian Perhubungan sudah ada 170 lebih surat peringatan kepada operator yang masih melaksanakan operasi kendaraannya pada saat pembatasan,” katanya menegaskan.
Di sisi lain, Aan juga memberi gambaran soal puncak arus balik. Menurutnya, gelombang kepulangan diprediksi terjadi dalam dua tahap: tanggal 24 dan 28-29 Maret. Ia pun mengajak masyarakat yang akan kembali ke Jakarta untuk sebisa mungkin menghindari tanggal-tanggal padat itu.
“Pemerintah sudah memberikan work from anywhere, WFA, ya, pada tanggal 25, 26, 27 sehingga untuk seluruh masyarakat yang akan melaksanakan perjalanan balik diimbau untuk melaksanakan balik pada tanggal-tanggal tersebut,” tutur Aan.
Intinya, aturan masih berlaku ketat. Imbauan sudah disampaikan. Tinggal bagaimana komitmen para pelaku di lapangan.
Artikel Terkait
Bejo Jahe Merah Dukung Mudik Gratis Jateng, Bagikan 32.000 Paket Produk
Presiden Prabowo Ucapkan Selamat Idulfitri dan Ajak Perkuat Kebersamaan
Kapolri Imbau Pengelola Wisata Air Prioritaskan Keselamatan Jelang Lebaran
Tiga Hafizah Terpilih di Puncak Acara Mencari Hafiz 2026 Metro TV dan Baznas DKI