“Secara keseluruhan, Pertamina menyiapkan 167 armada bus untuk mendukung kelancaran perjalanan masyarakat menuju lebih dari 25 kota tujuan,” jelas Arya.
Pelaksanaannya pun bertahap. Mudik Bareng Pertamina sudah digelar lebih dulu, Minggu (15/3) di TMII Jakarta. Sementara partisipasi dalam program sektor energi dan mudik gratis BUMN baru berlangsung Selasa (17/3) di lokasi yang sama.
Menurut Arya, ada nilai lebih dari sekadar mengantar orang pulang. Program ini mendorong penggunaan transportasi kolektif yang jauh lebih efisien dan tentu saja, ramah lingkungan.
“Melalui perjalanan bersama, konsumsi BBM dapat ditekan sehingga lebih hemat energi sekaligus berkontribusi dalam pengurangan emisi gas buang,” paparnya.
“Hal ini sejalan dengan komitmen Pertamina dalam mendukung mobilitas rendah karbon serta sejalan dengan upaya pemerintah dalam transisi energi bersih di Indonesia,” tambah Arya.
Kolaborasi dengan berbagai pihak, menurutnya, adalah kunci utama. Dukungan Kementerian ESDM dan BP BUMN membuat penyelenggaraan program ini bisa berjalan mulus.
“Kami berharap seluruh pemudik dapat tiba di kampung halaman dengan selamat, merayakan Idulfitri bersama keluarga, dan kembali dengan kondisi yang sehat dan penuh kebahagiaan,” tutupnya.
Jadi, melalui dukungan pada Program Mudik Bersama 2026 ini, Pertamina tak cuma membantu kelancaran arus mudik. Mereka juga perlahan mendorong perubahan, menuju penggunaan energi yang lebih efisien dan ramah lingkungan di setiap perjalanan pulang kampung.
Artikel Terkait
Anak Terluka Diduga Akibat Peluru Nyasar, Latihan Militer Korsel Dihentikan Sementara
Lonjakan 247 Persen Pemudik Laut di Pelabuhan Tenau Kupang
Transjakarta Perpanjang Jam Operasi Bus Wisata Selama Libur Lebaran 2026
Kemenag Ingatkan Etika Berbuka Saat Mudik dan Anjurkan Manfaatkan Aplikasi Pusaka