Yang menarik, meski ramai, pola arusnya ternyata cukup stabil. Franoto menjelaskan bahwa sejak tanggal 15 hingga 20 Maret 2026, tidak terlihat lonjakan yang drastis. Angkanya cenderung merata setiap harinya.
Khusus untuk Pasar Senen, rata-rata hariannya bertengger di kisaran 22-23 ribu orang. Dan kemungkinan besar, angka itu masih akan naik sedikit mengingat penjualan tiket masih buka sampai larut malam.
Di sisi lain, tingginya permintaan ini langsung berdampak pada ketersediaan kursi. Untuk periode 15-20 Maret, tiket di sejumlah rute favorit sudah sangat tipis, bahkan hampir habis.
Untuk mengakomodir gelombang pemudik ini, KAI Daop 1 Jakarta mengerahkan 68 perjalanan kereta reguler. Mereka juga menambah 20 perjalanan kereta tambahan khusus selama masa angkutan Lebaran.
Artikel Terkait
Anak Terluka Diduga Akibat Peluru Nyasar, Latihan Militer Korsel Dihentikan Sementara
Lonjakan 247 Persen Pemudik Laut di Pelabuhan Tenau Kupang
Transjakarta Perpanjang Jam Operasi Bus Wisata Selama Libur Lebaran 2026
Kemenag Ingatkan Etika Berbuka Saat Mudik dan Anjurkan Manfaatkan Aplikasi Pusaka