"Kita punya Pos Pengamanan, Pos Pelayanan, sampai Pos Terpadu. Untuk jalur tol, pasukan motoris siaga penuh. Kalau ada masalah, misal kendaraan kehabisan BBM di tengah kemacetan, mereka yang akan bergerak cepat," tegas Kapolri.
Di sisi lain, Polri juga mengandalkan teknologi. Beberapa aplikasi seperti NTMC, Travoy, Sipolan, dan Siger dioptimalkan dengan dukungan AI. Tujuannya sederhana: memberi informasi real-time kepada pemudik.
"Mau tahu kondisi jalan, cari jalur alternatif, atau bahkan lokasi kuliner terdekat, semuanya bisa diakses. Layanan 110 juga tetap aktif untuk pengaduan manual, yang akan langsung ditangani petugas terdekat," jelasnya.
Semua upaya ini, menurut Sigit, bermuara pada satu tujuan: mewujudkan tagline 'Mudik Aman, Keluarga Bahagia'. Kepolisian terbuka terhadap masukan agar pelayanan di lapangan bisa terus ditingkatkan.
Acara pelepasan mudik gratis itu sendiri dihadiri sejumlah pejabat tinggi. Tampak hadir Menko Polkam Jenderal TNI (Purn) Djamari Chaniago, Menhub Dudy Purwagandhi, dan Menkes Budi Gunadi Sadikin. Kapolda Metro Jaya Irjen Asep Edi Suheri serta Kakorlantas Polri Irjen Agus Suryonugroho juga turut mendampingi.
Artikel Terkait
Anak Terluka Diduga Akibat Peluru Nyasar, Latihan Militer Korsel Dihentikan Sementara
Lonjakan 247 Persen Pemudik Laut di Pelabuhan Tenau Kupang
Transjakarta Perpanjang Jam Operasi Bus Wisata Selama Libur Lebaran 2026
Kemenag Ingatkan Etika Berbuka Saat Mudik dan Anjurkan Manfaatkan Aplikasi Pusaka