“Mudah-mudahan di 2027 udah mulai bagus,” harap Joni. “Kita juga akan inovasi mandiri biar layak sambil menunggu revitalisasi yang sebenarnya.”
Sementara itu, terkait momen mudik tahun ini, pengelola punya prediksi. Puncak arus mudik Lebaran 2026 di terminal ini diperkirakan terjadi pada Selasa dan Rabu, 17-18 Maret. Prediksi ini muncul melihat tren kenaikan jumlah penumpang yang berangkat.
Data yang mereka kumpulkan cukup berbicara. Sejak H-8 hingga H-5 Lebaran, tercatat sudah 903 penumpang yang diberangkatkan dari sini. Angka itu adalah akumulasi dari empat hari terakhir sebelum hari raya.
Rinciannya begini: pada 13 Maret (H-8), ada 25 bus yang melayani 246 penumpang. Keesokan harinya, 14 Maret (H-7), bus bertambah jadi 29 unit dengan 251 penumpang. Lalu di tanggal 15 Maret (H-6), ada 21 bus berangkat membawa 166 orang. Sedangkan pada 16 Maret (H-5), jumlah bus kembali naik ke 29 unit dengan 240 penumpang.
Dari angka-angka itu, pihak terminal yakin jumlah penumpang akan terus melonjak mendekati hari-H. Mereka pun tak tinggal diam. Pemantauan ketat dilakukan untuk memastikan arus keberangkatan selama periode mudik ini berjalan lancar, tanpa kendala berarti.
Artikel Terkait
Anak Terluka Diduga Akibat Peluru Nyasar, Latihan Militer Korsel Dihentikan Sementara
Lonjakan 247 Persen Pemudik Laut di Pelabuhan Tenau Kupang
Transjakarta Perpanjang Jam Operasi Bus Wisata Selama Libur Lebaran 2026
Kemenag Ingatkan Etika Berbuka Saat Mudik dan Anjurkan Manfaatkan Aplikasi Pusaka