Lalu, bagaimana caranya? Pihak Dishub menyediakan beberapa alternatif.
Bagi yang dari arah Utara (Harmoni) menuju Selatan (Semanggi), bisa lewat Jalan Hayam Wuruk dan Ir. H. Juanda, lalu putar balik ke Suryopranoto, terus ke Cideng Timur, dan seterusnya menuju Sudirman. Ada beberapa opsi rute memutar lainnya yang bisa dipilih.
Untuk arus dari Selatan ke Utara, pengalihan mengarahkan kendaraan lewat Sudirman, kemudian belok ke Karet Pasar Baru Timur III, masuk ke Margono Djojohadikusumo, lalu ke Mas Mansyur dan Cideng Barat, sebelum kembali ke Gajah Mada.
Sementara itu, arus dari Timur (Gondangdia) yang tujuannya ke Barat (Tanah Abang) disarankan melalui Taman Cut Mutia dan Menteng Raya, berbelok ke M.I Ridwan Rais, lalu masuk ke Medan Merdeka Timur dan Utara, sebelum akhirnya ke Abdul Muis.
Sebaliknya, dari Barat ke Timur (misalnya menuju Stasiun Gambir), pengendara dapat mengambil rute Abdul Muis, lalu ke Budi Kemuliaan, menyusuri Medan Merdeka Barat, dan berlanjut ke Majapahit serta Ir. H. Juanda. Opsi lain adalah melalui Jati Baru Raya dan Cideng Barat.
Intinya, kalau tidak mau terjebak macet di malam takbiran, ada baiknya melihat lagi rute perjalanan. Acara budaya seperti ini memang selalu dinanti, tapi persiapan transportasinya juga harus matang.
Artikel Terkait
Menteri Kesehatan Apresiasi Penurunan Signifikan Kecelakaan Mudik
Raja Xerxes I Menghukum Lautan Usai Badai Hancurkan Jembatan Pasukannya
Lebaran 2026: 76 Juta Pemudik Pilih Mobil Pribadi, Ini Tips Aman dari Ahli
Pedagang Cilik Nekat Mudik Jalan Kaki dari Bandung ke Ciamis Demi Bertemu Ibu