Di sisi lain, Kepala Kantor Bea Cukai Soekarno-Hatta, Hengky Tomuan Parlindungan Aritonang, menyebut pihaknya sudah menyiapkan sejumlah langkah antisipasi. Infrastruktur digital jadi andalan utama untuk mengurai kepadatan.
Salah satunya adalah sistem Auto Gate All Indonesia untuk pelaporan E-CD. Dengan sistem ini, penumpang bisa menyelesaikan kewajiban pabean secara mandiri lebih cepat dan praktis. Layanan registrasi IMEI berbasis digital juga terus ditingkatkan kapasitasnya.
Namun begitu, semua kemudahan itu tidak berarti pengawasan dikendurkan. Bea Cukai tetap akan waspada terhadap potensi masuknya barang-barang ilegal. Intinya, mereka berusaha menciptakan keseimbangan. Di satu sisi, arus perjalanan harus lancar. Di sisi lain, fungsi pengawasan sebagai penjaga pintu negara tetap harus berjalan optimal selama periode libur panjang ini.
Artikel Terkait
Libur Panjang Nyepi-Lebaran, KRL Jalur Rangkasbitung Sepi Penumpang
Pelangi di Mars, Film Fiksi Ilmiah Pertama Indonesia dengan Teknologi XR, Tayang Lebaran 2026
Jakarta Sepi, Lalu Lintas Lancar Jelang Libur Panjang Nyepi dan Lebaran 2026
Harga Emas Antam Naik Rp 8.000 per Gram Menjelang Lebaran