Hingga saat ini, pihak Teheran sendiri masih bungkam. Mereka belum memberikan konfirmasi resmi apapun mengenai status hidup atau mati Larijani. Situasinya jadi makin rumit.
Insiden tenggelamnya IRIS Dena di lepas Sri Lanka pada 4 Maret itu memang jadi babak baru yang memperluas konflik. Perang yang sudah berkecamuk sejak akhir Februari antara Iran melawan Israel dan AS, kini merambah ke Samudra Hindia.
Semua ini berawal dari serangan mematikan pada 28 Februari yang menewaskan Pemimpin Tertinggi Iran, Ali Khamenei. Iran baru mengakui kematian Khamenei beberapa jam setelah Israel dan AS menyebarkan kabarnya. Konflik pun meluas dengan cepat, menyapu seluruh kawasan Timur Tengah.
Nah, dengan adanya catatan tulisan tangan Larijani ini, banyak yang bertanya-tanya. Kapan persisnya catatan itu dibuat? Soalnya, tak ada tanggal tercantum di sana. Apakah ini bukti ia masih hidup, atau justru sebaliknya? Pertanyaannya masih menggantung, tanpa jawaban yang jelas.
Artikel Terkait
Jadwal Imsak Balikpapan 18 Maret 2026 Pukul 04.53 WITA
Polres Temanggung Sediakan Kopi Khas, Cukur Gratis, dan Cuci Motor untuk Pemudik
Korlantas Terapkan Contraflow di Tol Trans Jawa Antisipasi Puncak Arus Mudik
Warga Serpong Pilih Bersepeda 500 Km untuk Mudik ke Palembang